Categories: Olahraga

Meski Sengaja Tabrak Mir, Miller Merasa Tak Layak Dihukum

DOHA (RIAUPOS.CO) – Pembalap Lenovo Ducati asal Australia, Jack Miller, mengklaim tidak layak dihukum setelah dianggap menabrak Joan Mir dengan sengaja pada balapan MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (4/4/2021) dini hari.

Miller terbebas dari hukuman FIM MotoGP Stewards setelah dengan sengaja menabrak Mir usai tikungan terakhir lap ke-13. Pembalap Ducati itu balas dendam setelah Mir menyenggolnya di tikungan sepuluh.

Mir mengatakan Miller layak mendapat hukuman karena menabraknya dengan sengaja. Mir menganggap manuver Miller sangat berbahaya karena dilakukan dalam kecepatan 200 km/jam. Namun, Miller beranggapan dia tidak layak dihukum.

"Ada sejumlah kontak (di MotoGP Doha, red), tapi jalannya balapan memang seperti itu, ada sedikit kontak di sana-sini. Insiden dengan Mir salah satu yang bisa terjadi dalam balapan menurut saya," ujar Miller dikutip dari Autosport.

"Semua orang sudah melihat apa yang terjadi dan kami terus balapan usai insiden itu. Saya tiga kali disenggol sebelumnya, jadi jalannya balapan memang seperti itu. Jika saya mendapat bendera hitam (diskualifikasi, red) maka itu keputusan yang salah," ucap Miller.

Mir sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Suzuki untuk melakukan banding terhadap keputusan FIM MotoGP Stewards yang tidak memberi hukuman kepada Miller.

"Kami hampir kecelakaan di jalur lurus, jadi saya pikir itu sangat berisiko, manuver yang sangat berbahaya. Saya pikir Miller sengaja. Saya pikir tim (Suzuki, red) akan menilai apakah mereka akan banding atau tidak," ucap Mir.

"Yang pasti hal ini harus diinvestigasi karena manuver Miller ini melewati batas. Jika dia sengaja, seharusnya dia mendapat penalti. Jika tidak sengaja, maka tidak. Tapi, saya pikir dia menggerakkan kepala dan melihat dengan sempurna," ujar Mir.

Sumber: Autosport/News/Eurosport
Editor: Hary B Koriun

(har/jun)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

5 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

5 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

5 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

5 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago