Roberto mancini
(RIAUPOS.CO) — Roberto Mancini dan Marcelo Lippi masih beda jauh kelasnya. Kalau Lippi sudah mempersembahkan trofi juara Piala Dunia 2006, Mancini masih 13 laga di Azzurri, julukan Italia. Namun, setidaknya Mancini mulai menapaki jalan Lippi yang sukses menjadikan pertahanan Italia terbaik dalam kualifikasi Euro.
Ya, gawang Italia pada kualifikasi Euro 2012 cuma kemasukan sebiji gol sampai delapan matchday pertama. Di tangan Mancio, sapaan akrab Mancini, Italia juga baru sekali kemasukan dalam empat matchday pertama. Catatan itu yang mesti dilanjutkan saat bertandang ke Yerevan menantang Armenia di Vazgen Sargsyan Republican Stadium, Yerevan (Siaran langsung Mola Web & App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 23.00 WIB).
‘’Armenia takkan membuat kami berhenti berlari,’’ sebut Mancini, seperti yang dikutip di Mediamax. Terlebih, Armenia sedang rajin-rajinnya menambah pundi-pundi gol dalam dua laga terakhir Grup J kualifikasi Euro 2020. Masing-masing tiga gol dicetak Henrikh Mkhitaryan dkk saat melawan Liechtenstein (8/6) dan Yunani (12/6).
Analisis Football Italia menyebut Armenia berbahaya saat fast break. Meski Havaqakan, julukan Armenia, tak terlalu main dengan fisik, rata-rata pemain lini serangnya memiliki speed. Termasuk Mkhitaryan yang punya peran sebagai kunci set up serangan balik. Kebetulan Mikhi, sapaan akrab Mkhitaryan, juga akan menjalani laga pertamanya setelah jadi pemain AS Roma.
Ada statistik unik yang jadi handicap pertahanan Italia saat kualifikasi Euro 2020. Yaitu, saat head to head kontra pemain yang juga pemain top di Serie A. Satu-satunya gol yang sudah membobol gawang Italia juga dicetak Edin Dzeko, striker yang jadi rekan seklub Mkhitaryan di Il Lupi, julukan AS Roma.
Tak hanya faktor itu, Mancini juga melihat kematangan permainan skuad besutan Armen Gyulbudaghyants itu. ‘’Mereka sudah bermain bersama dalam beberapa bulan terakhir. Itu yang tak begitu banyak kami punyai,’’ beber allenatore yang menyabet Enzo Bearzot Award 2019 itu. Termasuk duet lini belakang yang kembali beralih ke Leonardo Bonucci-Alessio Romagnoli.
Dari empat laga kualifikasi, tiga di antaranya Mancini selalu menunjuk ke duet Juventus. Bonucci dan Giorgio Chiellini. Chiello, sapaan akrab Chiellini, harus absen selama enam bulan gara-gara cedera ACL lutut kanan. ‘’Pemain kami masih mempunyai teknik dan kelas dibanding mereka (Armenia). Tak peduli mereka lebih bagus secara fisik dari kami,’’ sambung Mancini.
Bonucci, dikutip Tuttosport, menyebut malam di Yerevan bakal memulai misinya masuk dalam 10 besar pemain dengan penampilan terbanyak bagi timnas Italia.(eca)
Laporan JPG, Verevan
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…