Categories: Olahraga

Quartararo Juara MotoGP Catalunya, Aleix Espagaro Blunder

BARCELONA (RIAUPOS.CO) – Salah satu blunder terbesar dalam sejarah MotoGP modern terjadi di GP Catalunya. Rider Aprilia Aleix Espargaro melakukan kesalahan menghitung lap yang membuatnya mengira balapan sudah selesai di lap terakhir.

Aleix melakukan selebrasi padahal balapan tersisa satu lap lagi. Kondisi tersebut membuat dia kehilangan podium kedua yang sudah di depan mata. Dengan blunder tersebut dia kehilangan delapan poin sia-sia.

”Aku berusaha menekan sejak awal. Mencoba untuk menjadi yang terdepan di tikungan pertama,” ujarnya.

Aleix melakukan start dengan baik. Namun mengerem terlalu cepat di tikungan pertama.

Itu memberikan ruang kepada Quartararo untuk menyalipnya dari sisi dalam. Sementara di belakang, Nakagami kehilangan cengekeraman ban depan memasuki tikungan pertama.

Akibatnya dia mengalami lowside dan menyapu dua pembalap lainnya, yakni Alex Rins dan Francesco Bagnaia.

Aleix kembali kehilangan posisinya saat Jorge Martin menyalipnya di lap kedua. Pada lap kelima, Quartararo sudah melarikan diri dan menciptakan jarak nyaris 2 detik di depan Martin.

Sedangkan, persaingan ketat terjadi antara Martin dan Aleix untuk berebut posisi kedua. Pada lap 8 Enea Bastianini mengalami crash di tikungan 5. Berselang beberapa tikungan kemudian, rekan satu timnya Fabio di Giannantonio menyusul mengalami crash.

Sedangkan di lap 9 Aleix Espargaro berhasil mengambil kembali posisi kedua dari Martin. Duel berlanjut saat Martin merebut posisi kedua dari Aleix di tikungan 1 saat balapan menyisakan 9 lap lagi.

Replay menggambarkan bahwa ban depan medium milik Aleix sudah terlihat hancur. Memasuki lima lap terakhir, Quartararo sudah sangat nyaman sebagai pemimpin lomba dengan gap 5,5 detik.

Sementara Aleix berhasil merebut posisi kedua lagi. Aleix membuat blunder di lap terakir karena merasa balapan sudah selesai. Padahal belum. Dia sudah melakukan selebrasi sedangkan, kurang satu putaran lagi.

 

Posisi langsung anjlok ke posisi lima. Dia kehilangan 8 detik karena kesalahan tersebut. Dia finis kelima pada akhirnya. Kesalahan tersebut membuat dua rider Pramac Ducati mengamankan podium 2-3. Martin P2 sementara Johann Zarco P3.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

19 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

19 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

20 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

23 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

23 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

23 jam ago