Categories: Olahraga

Rute Arab Saudi Sudah Begitu Menyiksa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejarah baru Dakar dimulai. Untuk kali pertama, race yang membentang 12 etape akan digelar di Arab Saudi. Dan untuk membukanya, etape pertama sejauh 752 kilometer bakal dilepas dari Dakar village di Jeddah menuju Al Wajh hari ini.

Meskipun baru etape awal, penyelenggara menjanjikan tantangan yang tidak kalah seru daripada pergelaran sebelumnya di Amerika Selatan ataupun Afrika. Etape pertama akan menyisir wilayah pesisir Laut Merah. Di dalamnya ada sektor spesial (special stage) sepanjang 319 kilometer. Sektor itu akan dilalui para pereli yang memiliki pace lebih cepat agar tidak terhalang kendaraan peserta di depannya.

Tahun ini 75 persen rute adalah jalur gurun berpasir. Diperkirakan, pereli kategori mobil menyelesaikan etape pertama lebih dari enam jam. Kali ini, penyelenggara bakal lebih ketat menerapkan pengawasan kontrol navigasi dengan memasang kamera di setiap kabin mobil.

Tujuannya, menekan peluang peserta melakukan kecurangan dalam penggunaan alat bantu navigasi. Selain itu, roadbook etape berikutnya baru akan dibagikan pada malam hari setelah finis etape sebelumnya. Dengan begitu, tim peserta memiliki persiapan yang sama untuk mempelajari rute pada etape berikutnya.

Juara bertahan Nasser Al Attiyah menjadi unggulan kategori mobil pada edisi kali ini. Dia akan didampingi navigator Matthieu Baumel sepanjang 12 etape yang tersaji pada 2020. ’’Kami di sini untuk mempertahankan gelar,’’ katanya sebagaimana dikutip situs resmi Reli Dakar.

Al Attiyah masih berada dalam naungan Toyota Gazoo Racing. Selain pembalap Qatar tersebut, Toyota Gazoo akan diperkuat Giniel de Villiers, Bernhard ten Brinke, dan mantan juara Formula 1 Fernando Alonso.

’’Saya tak pernah mengira Dakar datang ke wilayah kami. Kini, saya hanya berjarak 30 menit penerbangan dari rumah. Menjadi impianku saya untuk bisa menang di sini,’’ terang Al Attiyah, juara tiga kali Reli Dakar tersebut.

Sementara itu, pesaing terkuat Al Attiyah adalah juara 13 kali Reli Dakar Stephane Peterhansel. Pereli Prancis itu harus memutuskan untuk berlomba bersama navigator baru, Paulo Fiuza, dari Portugal. Padahal, sebelumnya dia berencana membalap bersama sang istri, Andrea Mayer.

 

Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

17 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

17 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

17 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

2 hari ago