Categories: Olahraga

Ini Komentar Pemain “Mata-Mata” soal Timnas Malaysia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Keberadaan beberapa pemain timnas Indonesia yang pernah dan masih bermain di Liga Malaysia bisa memberikan keuntungan kepada pelatih Simon McMenemy. Sebab, mereka memahami karakter dari beberapa pemain tertentu yang dipanggil timnas Malaysia.

Berikut beberapa komentar dari para pemain "mata-mata" tentang timnas Malaysia yang akan dihadapi besok malam (5/9).

Saddil Ramdani, pemain Pahang FA

"Mereka punya kualitas individu yang sangat baik. Setiap pemainnya, terutama lini tengah dan lini depan. Kalau bisa, jangan waspadai satu pemain saja. Jadi, tetap fokus pada diri sendiri dan tim saja, tidak usah menilai mereka. Saya kenal beberapa dari mereka. Ngobrol soal pertandingan? Tidak. Hanya tanya kapan saya ke Indonesia. Itu saja.”

Andik Vermansah, eks pemain Selangor FA dan Kedah FA

"Saya rasa untuk kualitas hampir sama antara kami dan Malaysia. Yang penting harus bisa cetak gol karena mereka kompak sekali. Transisi menyerang ke bertahannya sangat bagus. Saya tidak pernah ngobrol soal Malaysia sama coach (Simon McMenemy), tapi justru bercanda sama pemain Malaysia. Saya kenal semua di sana. Tapi, kalau dimintai tolong coach, saya nanti kasih tahu kelemahan setiap pemainnya. Memang susah walau tahu kelemahannya. Saya bisa kasih tahu kekurangan mereka, tapi tetap harus terus bekerja keras karena mereka kompak dan bagus. Serangan baliknya harus diwaspadai. Habis bertahan biasanya langsung umpan ke depan."

Evan Dimas, eks pemain Selangor FA

"Pemain Malaysia bagus. Mereka kompak. Terutama yang patut diwaspadai adalah bola matinya. Mereka jago saat bola mati. Tapi, saya yakin kami bisa mengatasinya. Kami akan berusaha di hadapan suporter sendiri, yakin bisa dapat hasil maksimal."

Editor: Deslina

Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

16 jam ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

16 jam ago

MTQ ke-25 Kecamatan Siak Tampilkan Qori Nasional dan Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal

MTQ ke-25 Kecamatan Siak resmi dibuka oleh Sekda Mahadar di Kampung Langkai dengan kesederhanaan namun…

17 jam ago

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

2 hari ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

2 hari ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

2 hari ago