pemain-persikabo-1973-meninggal-dunia
BOGOR (RIAUPOS.CO) – Kabar duka datang dari klub sepakbola Indonesia, Persikabo 1973. Pemain muda Persikabo 1973, Raychan Adji Pangestu, meninggal dunia jelang turun di putaran kedua Liga 1. Kabar itu disampaikan langsung oleh pihak Persikabo 1973 di media sosial. Dalam unggahan di Instagram, pihak Persikabo 1973 menjelaskan Raychan Adji meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (3/1).
Kala itu, Raychan Adji yang merupakan anggota skuad Persikabo 1973 U-18 diketahui sedang dalam perjalanan menuju Bali untuk bergabung ke tim senior jelang dimulainya putaran kedua Liga 1. Pemain muda itu berangkat menggunakan mobil Avanza bersama personel dari tim transportasi Persikabo 1973, yakni Amirulloh.
Mobil yang ditumpangi mereka kemudian mengalami kecelakaan akibat bertabrakan dengan truk. Kecelakaan ini menewaskan Raychan Adji dan juga Amirulloh. "Persikabo berduka. Pemain muda Persikabo U-18 (Raychan Adji) dan satu personel dari tim transportasi Persikabo (Amirulloh) wafat dalam kecelakaan lalu lintas di Banyuwangi saat menuju Bali pada Senin pagi (03/1/2022)," bunyi keterangan pihak Persikabo 1973 di Instagram, @officialpersikabo.
"Mari kita panjatkan doa, agar keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT, Amiin. Al-fatihah," sambungnya.
Semua tim kini memang sudah bersiap menuju ke Bali guna melakoni putaran kedua Liga 1. Ajang ini akan mulai digelar pada 6 Januari 2022. Persikabo 1973 sendiri akan memulai perjalanannya di Liga 1 2021-2022 lebih awal karena bakal melakoni laga tunda melawan Arema FC. Laga itu akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu 5 Januari 2022. Kehilangan Raychan Adji tentunya memberi duka mendalam bagi Persikabo 1973 dan dunia persepakbolaan Indonesia. Apalagi, Raychan Adji sendiri merupakan pesepakbola berbakat di Tanah Air yang sudah mengukir prestasi manis.(int/eca)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…