TILBURG (RIAUPOS.CO) – Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde, menunjukkan pesonanya dengan mencetak gol perdananya di liga tertinggi Belanda, Eredivisie.
Gol perdana pemuda 19 tahun itu terjadi saat dia membantu FC Twente pesta 3-0 atas tuan rumah Willem II pada pekan kelima Eredivisie di Stadion Koning Willem II, Ahad (18/10/2020).
Main sejak menit awal sebagai bek kiri, Oosterwolde tampil memesona. Dia sangat agresif membantu serangan dan akhirnya bisa bikin gol.
"Ini gol pertama saya di liga utama, jadi saya senang. Saya datang, meminta bola, dan berpikir, ‘Saya hanya pergi sendiri dan saya menembaknya di sudut pendek,” ujar Oosterwolde dikutip Twente Fans, Selasa (3/11/2020).
“Ini memberikan perasaan yang menyenangkan, pastinya. Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin, dan kami melakukan itu,” tuturnya.
Gol ke gawang Willem II itu telah mempermanis catatan bek kelahiran 26 April 2001 itu. Sebelumnya, Oosterwolde telah berhasil mencatatkan satu assist untuk FC Twente di Eredivisie yang dimaksimalkan jadi gol oleh Queensy Menig ke gawang Fortuna Sittard.
Berkat kontribusinya, Twente menang 2-0. Berkat aksi apiknya, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu pun terus mendapat kepercayaan untuk bermain di pertandingan-pertandingan Twente.
Total, kini dia sudah mentas di tujuh laga Eredivisie 2020/2021 bersama tim tersebut. Tentu saja, pemandangan ini bisa menjadi sisi positif bagi Indonesia yang turut menjadikan Oosterwolde opsi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19.
Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kini memang tengah mencari pemain keturunan Indonesia untuk diseleksi menjadi bagian dari Timnas U-19 yang akan mentas di Piala Dunia U-20 2021.
Sumber: Eredivisie/News/Mirror
Editor: Hary B Koriun
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…