Categories: Olahraga

Misi Akhiri Dahaga selama 14 Tahun

CHENGDU (RIAUPOS.CO) – Tim bulutangkis putri Indonesia akan menghadapi tantangan berat di perempatfinal Piala Uber. Mereka akan bertemu Thailand di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, Cina, Jumat (3/5) pukul 08.30 WIB.

Jika berbicara peluang, Indonesia memang paling memiliki kesempatan besar untuk lolos ke semifinal dengan bertemu Thailand. Sebab jika dibandingkan dengan bertemu juara grup lainnya kecuali Jepang (karena satu grup), seperti Cina dan Korea Selatan, langkah tim Uber Indonesia terbilang berat.

Tim Uber Indonesia sendiri belum pernah lagi mencicipi semifinal Piala Uber sejak terakhir 2010. Pertemuan dengan Thailand seharusnya menjadi kesempatan bagi Gregoria Mariska Tunjung dkk untuk Tim Merah Putih bisa naik podium kembali di Piala Uber.

Akan tetapi, Thailand juga bukan lawan mudah. Pada tiga pertemuan terakhir Indonesia melawan Thailand di Piala Uber, tim Merah Putih selalu menelan kekalahan. Kekalahan itu pun didapatnya dengan skor yang sama dan sangat tipis yakni 2-3.

Terakhir kali, Indonesia dan Thailand bertemu di perempatfinal Piala Uber 2020 yang berlangsung pada 2021. Kala itu Indonesia takluk dengan skor 2-3, di mana tim Merah Putih harus menelan tiga kekalahan di sektor tunggal.

Kini, kekuatan Piala Uber Indonesia terbilang baik. Meski diperkuat pemain muda dengan usia rata-rata 21,72 tahun, tetapi sebagian dari mereka sudah punya pengalaman di ajang beregu mulai Piala Uber hingga nomor beregu di ajang multiiven.

Pada tunggal putri pertama, Indonesia bisa mengandalkan Gregoria yang saat ini menempati peringkat 9 dunia. Tapi lawan yang akan dihadapi Gregoria dipastikan tidak akan mudah. Ia akan bertemu Ratchanok Intanon yang sejauh ini masih menjadi momok besar bagi Gregoria.

Keduanya sudah bertemu delapan kali, namun Gregoria tidak pernah menang dari Intanon. Pertemuan terakhir sendiri terjadi pada 2021 di Olimpiade Tokyo 2020 ketika Gregoria masih di era yang belum menunjukkan taringnya. Karena itu, menarik untuk melihat bagaimana performa Gregoria pada era terbaik saat ini untuk bertemu Intanon.

Terlebih Intanon yang saat ini berusia 29 tahun sedang mengalami performa yang kurang konsisten. Dalam beberapa turnamen tahun ini, ia bahkan seringkali gugur di babak 32 besar. Untuk itu, potensi Gregoria untuk merebut kemenangan atas Intanon masih terbuka.

Tunggal putri lainnya seperti Ester Nurumi Tri Wardoyo dan Komang Ayu Cahya Dewi menjadi pilihan tepat untuk diturunkan pada tunggal kedua dan ketiga.

Meski lawannya di atas kertas lebih baik dari mereka, bukan tidak mungkin mereka bisa membuat kejutan. Apalagi performa Ester dan Komang juga terbilang dalam tren positif.

Ester kemungkinan besar akan bertemu Supanida Katethong (ranking 16 dunia) yang sejauh ini belum pernah menang jika bertemu. Sedangkan Komang bisa bertemu Pornpawee Chochuwong (ranking 19 dunia) yang belum pernah bertemu sama sekali.

Beralih pada sektor ganda, potensi kejutan dengan hadirnya pasangan dadakan bisa saja terjadi. Itu mungkin bisa terjadi apabila Apriyani kembali dipilih untuk diistirahatkan, mengingat ia memang lebih difokuskan untuk ke Olimpiade.(jpg)

Redaksi

Recent Posts

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

10 jam ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

2 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

2 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

2 hari ago