MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Unggahan Edinson Cavani di akun Instagram membuahkan investigasi dari Federasi Sepakbola Inggris (FA). Penyerang anyar Manchester United (MU) itu diduga menggunakan kata bernada rasis. Atas kontroversi itu, sang pesepakbola meminta maaf.
Setelah menjadi pahlawan kemenangan MU atas Southampton akhir pekan lalu, Cavani mengunggah ulang ucapan selamat dari rekan-rekannya lewat fitur Instagram Story. Salah satu unggahan itu diduga bernada rasis karena kata "Negrito" yang berarti "kulit hitam kecil".
Tentu saja, kata tersebut memicu kontroversi karena menyebutkan warna kulit seseorang. FA, yang tengah gencar menindak perilaku rasisme, langsung menggelar penyelidikan. Sadar unggahan itu menjadi polemik, Cavani langsung menghapusnya.
El Matador langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Ia mengklaim, kata tersebut digunakan sebagai panggilan penuh rasa sayang kepada seorang teman. Pun begitu, Cavani tetap meminta maat atas unggahannya.
“Pesan yang saya unggah setelah pertandingan akhir pekan lalu bermaksud sebagai salam penuh kasih sayang terhadap seorang teman, serta bentuk ucapan terima kasih atas dukungannya,” ujar Cavani, dilansir dari laman resmi Manchester News Evening, Selasa (1/12/2020).
“Hal terakhir yang saya tak inginkan adalah menyakiti siapa pun. Saya sesungguhnya menentang segala bentuk rasisme dan langsung menghapus unggahan itu sesegera mungkin. Saya meminta maaf untuk itu,” imbuh penyerang kelahiran Salto tersebut.
Unggahan tersebut menjadi kontroversi karena tidak terlepas dari perbedaan budaya. Bagi masyarakat Amerika Latin seperti Cavani, kata "Negrito" memang biasa dipakai untuk sapaan kepada kawan. Berbeda halnya dengan di Eropa yang bisa diartikan sebagai hinaan terhadap warna kulit seseorang.
Pihak klub juga mencoba menjelaskan duduk perkara tersebut. Dalam pernyataan resminya, Setan Merah memastikan tidak ada maksud jahat di balik perkataan Cavani itu. Pihak klub menegaskan, segenap keluarga besar MU sangat menentang tindakan rasisme.
“Sangat jelas tidak ada maksud jahat di balik pesan Edinson dan dia langsung menghapusnya segera setelah diberi tahu oleh klub bahwa itu bisa dipandang berbeda,” bunyi pernyataan MU.
“Edinson sudah merilis permintaan maaf untuk rasa sakit yang mungkin ditimbulkan dari tulisan tersebut. Manchester United dan semua pemain sangat berkomitmen melawan tindakan rasisme,” tutup pernyataan resmi klub.
Sumber: Manchester News Evening/Bola/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…