PEKANBARU, (RIAUPOS.CO – Akhir tahun identik dengan liburan. Namun, karena corona, liburan umat manusia pun terancam. Hal itu juga dirasakan Dadang yang kesal lantaran agenda ke luar kota batal.
Ia berencana pergi pada 31 Desember supaya saat sampai di Ranah Minang bisa menikmati laut dan pesta kembang api. Rupanya, Sumatera Barat memberlakukan penutupan akses masuk ke jalur wisata.
"Alamaaak…! Gagal deh liburan ke Sumbarnya. Tahu gitu berangkat dari kemarin," gerutunya.
Heri yang mendengar gerutuan itu pun langsung menyambarnya. "Makannya ga usah gegayaan liburan. Udah tau corona. Rasain deh," katanya sambil ketawa.
Mendengar pernyataan rekannya, Dadang berasa ingin berkata kasar. Namun, ada juga benarnya.
Untuk mengganti libur akhir tahun, pemuda itu pun melakukan olahraga jogging di sekitar komplek.(sof)
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…
Terasi khas Desa Ketapang Permai, Kepulauan Meranti, menjadi produk unggulan berbahan udang pepai yang menopang…
MAN 1 Pekanbaru menggelar parenting perdana dalam Matamuda yang diikuti 810 wali murid guna memperkuat…
Pemprov Riau dan ATR/BPN memperkuat koordinasi percepatan sertifikasi tanah ulayat guna memberi kepastian hukum dan…
Unri menjadi best practice implementasi Student Development Journey Tanoto Foundation berkat digitalisasi Student Journey ASRI…
Pemkab Rohul mengaktifkan 145 Masjid Paripurna melalui Gerakan Salat Subuh Berjemaah guna memperkuat syiar Islam…