PEKANBARU, (RIAUPOS.CO – Akhir tahun identik dengan liburan. Namun, karena corona, liburan umat manusia pun terancam. Hal itu juga dirasakan Dadang yang kesal lantaran agenda ke luar kota batal.
Ia berencana pergi pada 31 Desember supaya saat sampai di Ranah Minang bisa menikmati laut dan pesta kembang api. Rupanya, Sumatera Barat memberlakukan penutupan akses masuk ke jalur wisata.
"Alamaaak…! Gagal deh liburan ke Sumbarnya. Tahu gitu berangkat dari kemarin," gerutunya.
Heri yang mendengar gerutuan itu pun langsung menyambarnya. "Makannya ga usah gegayaan liburan. Udah tau corona. Rasain deh," katanya sambil ketawa.
Mendengar pernyataan rekannya, Dadang berasa ingin berkata kasar. Namun, ada juga benarnya.
Untuk mengganti libur akhir tahun, pemuda itu pun melakukan olahraga jogging di sekitar komplek.(sof)
Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.
Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…
Plh Bupati Rohul Syafaruddin Poti mengimbau masyarakat segera menunaikan zakat melalui Baznas Rohul agar dapat…
Sekolah tingkat SD dan SMP di Pekanbaru libur mulai 16 Maret dan kembali masuk pada…
Siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru yang mengikuti PKL diwajibkan terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sesuai Permenaker…
Agung Toyota Riau menggelar buka puasa bersama komunitas Toyota, Toyota Value Chain dan media di…