Categories: Nasional

Proposal Litbang KLHK Mendapat Perhatian Dunia di Pertemuan AFoCO

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Inovasi yang diusulkan Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendapat perhatian global, terbukti dengan disetujuinya proposal yang berjudul ’Innovative solution for climate change and biodiversity landscape strategy to support SDGs in Indonesia’, oleh Asian Forest Cooperation Organization (AFoCO). Proposal ini menjadi salah satu keputusan yang disepakati dalam The 3rd session of the Assembly AFoCO, setelah penetapan Rencana Strategis AFoCO 2019-2023.
Pertemuan Assembly AFoCO ini dilaksanakan bersamaan (back to back) dengan AFoCO Ministrial dan ASEAN ROK High Level Meeting.  Delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Menteri LHK, Dr. Alue Dohong, yang baru saja dilantik pada tanggal 25 Oktober lalu.
AFoCO merupakan organisasi antar pemerintah di Asia yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama kehutanan regional, dengan mentransformasikan teknologi dan kebijakan, yang terbukti menjadi tindakan nyata dalam konteks pengelolaan hutan berkelanjutan, untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
Dengan disetujuinya proposal ini, Kepala BLI KLHK, Agus Justianto, menyampaikan bahwa kelima rencana strategis AFoCO 2019-2024 sangat sejalan (inline) dengan prioritas dan program nasional, sehingga perlu terus dibangun sinergitas.
“Sinergitas ini antara lain dalam restorasi dan reforestasi,  penguatan penelitian dan pengembangan dalam adaptasi perubahan iklim, sistem pengelolaan penanggulangan dan pencegahan bencana terkait hutan, pengembangan mata pencaharian dan usaha berbasis masyarakat (livelihood and community based enterprise), serta penguatan kapasitas kelembagaan, diversifikasi sumber daya dan promosi aksi regional,” tutur Agus yang menghadiri pertemuan ini selama dua hari, pada tanggal 28-29 Oktober 2019 di Seoul, Korea Selatan.
Selain Indonesia, negara Vietnam juga menjadi negara kedua yang disetujui proposalnya oleh AFoCO. Terdapat 12 keputusan yang disepakati dalam pertemuan ini, termasuk Rencana Strategis AFoCO dan proposal kedua negara Indonesia dan Vietnam. Adapun kesepuluh hal lainnya yaitu :
  1. Aturan  etik dan konflik kepentingan dari Direktur Eksekutif AFoCO;
  2. Aturan etik dan konflik kepentingan dari Assembly  AFoCO;
  3. Aturan tentang anti pencucian uang dan penanggulangan terorisme finansial (money laundring dan countering financial terrorism);
  4. Aturan keterbukaan informasi;
  5. Kebijakan Sosial dan Lingkungan safeguard;
  6. Kebijakan gender
  7. Manual Project AFoCO;
  8. Rencana dukungan Durektur Eksekutif AFoCO;
  9. Alokasi Budget untuk operasional tahun 2019; dan
  10. Rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2020.
Turut hadir mendampingi Kepala BLI KLHK dalam pertemuan ini, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (P3H) BLI, Kirsfianti L. Ginoga dan Prof. Sri Suharti. Kirsfianti menyampaikan bahwa, saat ini Indonesia tengah menjalankan kerja sama dengan negara Filipina dan Thailand dalam rangka penguatan tiga Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yaitu di Lampung, Sijunjung dan Sikka. “Kerja sama ini dalam hal pembuatan RPHJP berbasis spasial, on line marketing produk unggulan, alih teknologi pembibitan, dan restorasi lahan seluas 28 ha,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, sebelumnya terdapat kegiatan kerja sama lainnya dengan negara Brunei, Filipina dan Singapura tentang penguatan kapasitas bidang pengelolaan lanskap pada lahan gambut, yang menjadi salah satu baseline informasi dan teknologi bagi International Tropical Peatland Center (ITPC).
“Indonesia juga akan meningkatkan penguatan peneliti dan staf melalui sinergitas dengan Regional Education Training, penguatan publikasi internasional, serta penguatan kemitraan  dengan organisasi-organisasi internasional lainnya. Dalam hal ini Indonesia dapat memegang peran sentral, berdasarkan pengalaman kerja sama dan penguatan jejaring selama ini,” ujar Kirsfianti optimis.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Modus Masukkan Kerja, Pria di Mandau Tipu Korban Hingga Jutaan Rupiah

Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…

18 jam ago

AFF U-17 2026, Kurniawan Tanamkan Mental Juara ke Garuda Muda

Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…

18 jam ago

45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…

18 jam ago

Wako Tinjau Kebakaran Rumah di Senapelan, Pastikan Bantuan untuk Korban

Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…

18 jam ago

Sampah Semrawut, Kuansing Gagal Raih Adipura 2025

Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…

18 jam ago

Ruang Panel Fakultas Saintek UIN Suska Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…

18 jam ago