Dukungan Bertambah, Syarudin Husin Teratas
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai Syarudin Husin masih menguasai Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos. Hingga Kamis (31/10) ia kokoh di puncak pertama dengan mendapatkan tambahan dukungan menjadi 37,88 persen.
"Syarudin Husin terus mendapatkan tambahan dukungan. Guspian belum bergerak," jelas Direktur Riau Pos M Hapiz, kemarin.
Peringkat kedua polling masih ditempati Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian. Tokoh muda Kota Dumai ini juga mendapatkan tambahan dukungan menjadi 22,73 persen.
Disusul Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai Paisal yang terus menempel diperingkat ketiga. Dukungan birokrat mendapatkan dukungan 12,12 persen.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai Hendri Sandra diperingkat keempat dengan dukungan 11,62 persen. Disusul Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang yang mendapatkan dukungan 11,11 persen berada diperingkat kelima.
Sedangkan peringkat keenam adalah Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo yang mendapatkan dukungan 3,03 persen.
Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan tambahan dengan dukungan 1,52 persen. Namun karena minimnya dukungan, birokrat kelahiran Pelitung ini masih berada diperingkat paling terbawah.
"Update Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai setiap Senin dan Kamis," jelasnya.(has/mar)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…