Categories: Nasional

Hampir Sepekan tanpa Tambahan Kasus

(RIAUPOS.CO) – Sudah hampir sepekan penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Dumai tidak terjadi. Terakhir penambahan terjadi pada Ahad (24/5) lalu. Dimana ada satu pasien dengan inisial DG (19) yang saat ini masih dirawat di RSUD Kota Dumai.

Jumlah secara keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kota Dumai hingga Sabtu (30/5) kemarin, masih 19 orang. Namun hanya satu pasien yang tersisa di rawat di RSUD Kota Dumai yakni DG. Sementara 18 pasien sudah di nyatakan sembuh.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada penambahan kasus. Begitu juga pasien dalam pengawasan (PDP) hanya tinggal empat pasien yang masih menunggu hasil swab,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai Dr Syaiful.

Namun, ia tetap mewantikan masyarakat Dumai untuk selalu waspada dan tetap mengikuti protokol kesehatan terkait Covid-19. “Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak ini sudah cukup efektif untuk menekan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Mantan Direktur RSUD Kota Dumai itu mengatakan, untuk mengantisipasi terjadi penyebaran Covid-19 di Kota Dumai khususnya di pasar, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar rapid test massal di beberapa pasar tradisional di Kota Dumai.

“Pasar memang menjadi tempat paling potensi terjadinya penyebaran, karena masih banyak pedagang yang tidak menggunakan masker, sosial distancing belum diterapkan,” tuturnya.

Rapid massal di pasar dikatakan akan berlangsung selama satu pekan kedepannya. “Ada beberapa pasar seperti pasar dock, pasar senggol, pasar Sri Mersing dan pasar Bundaran,” tuturnya.

Ia berharap tidak ada yang ditemukan reaktif dari rapid test massal di pasar tersebut. Namun jika ditemukan, akan langsung diisolasi dan pasar akan ditutup sementara. “Ini sangat perlu diwaspadai karena akan sulit untuk melakukan pelacakan kontak terhadap pedagang, pasti pedagang banyak berkontak dengan masyarakat yang terkadang tidak dikenal,” tuturnya

Selain itu, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai juga memperketat akses masuk ke Kota Dumai.

“Masuk ke Kota Dumai wajib memiliki hasil rapid test negatif, jika tidak tidak boleh masuk dan akan di minta putar balik,” tutupnya.(nda)

Laporan HASANAL BOLKIAH, Dumai

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago