Categories: Nasional

Kasus Pembunuhan Terapis

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Kasus pembunuhan terapis bernama Eka Riana (39) mulai terkuak sedikit demi sedikit. Ternyata pelaku yang tega membunuh Eka Riana diduga merupakan teman kencan sang terapis yang di kenalnya lewat aplikasi pertemanan Mi Chat.  Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Dumai Kota Iptu Hardiyanto kepada Riau Pos, Ahad (29/12).

"Kami masih menelusuri jejak pelaku. Pelaku memang diduga berkenalan dengan korban lewat aplikasi Mi Chat," ujar  pria yang akrab disapa Anto itu.

Anto belum bisa mengungkap identitas pelaku, karena kepentingan penyelidikan, apalagi pelaku diketahui sudah kabur keluar Provinsi Riau.

"Informasi lebih detail belum bisa kami sampaikan, jika sudah tertangkap akan kami sampaikan secara rinci," tuturnya.

Terkait dengan aplikasi Mi Chat, pihaknya mendapati lewat aplikasi tersebut, korban mencari pelanggan untuk memakai jasa urutnya, namun korban tidak hanya melayani urut, akan tetapi juga bisa melayani hasrat seksual.

"Pelaku merupakan tamu korban yang terakhir memakai jasa korban," ujarnya.

Seperti diketahui, kasus mayat terapis Eka Riana Siahaan (39) yang ditemukan tidak bernyawa di kamar 110   Wisma Elit, Jalan Diponegoro, Rabu (27/11) lalu 

Eka ditemukan pihak hotel dalam keadaan tidak bernyawa. Ia tergeletak dengan kondisi ada luka di bagian leher dan mulut mengeluarkan busa.

Eka diketahui merupakan warga Medan, Sumatera Utara. Korban diketahui  mulai menginap sejak 13 November 2019 lalu. Diketahui wanita berprofesi sebagai tukang pijat atau terapis pijat itu tinggal seorang diri di kamar tersebut. 

Pada saat itu pihak kepolisian  mengamankan sejumlah barang bukti yaitu, 3 unit handphone dan peralatan kosmetik yang ditemukan di dalam kamar tempat korban menginap. (hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

12 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

12 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

13 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago