Categories: Nasional

Bank Mandiri Cabang Pasirpengaraian Gelar Khitanan Massal Gratis

PASIRPANGARAIAN (RIAUPOS.CO) — Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) menggelar kegiatan Khitanan Massal Anak Indonesia, yang dipusatkan di Kantor Bank Mandiri Cabang Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (28/12) pagi.

 

Meski diguyur hujan lebat, sebanyak 65 peserta khitanan massal yang berasal dari kalangan anak yatim dan dhuafa perwakilan kecamatan di Kabupaten Rohul ini, sangat antusias datang bersama orangtuanya menyerbu halaman Kantor PT Bank Mandiri Cabang Pasirpengaraian.

Program Khitanan Massal Anak Indonesia yang dilaksanakan serentak se-Indonesia ini, dikuti sebanyak 3.000 anak yatim dan dhuafa, 65 di antaranya berasal dari Rohul. Acara ini rutin diadakan sejak 2014.

Program ini, sebagai bentuk wujud dari kepedulian perusahaan plat merah terhadap anak Indonesia yang orangtuanya memiliki keterbatasan biaya dalam melaksanakan salah satu kewajiban kaum laki-laki yang disyariatkan oleh Islam yaitu khitan.

Area Head PT Bank Mandiri (Persero) Area Pekanbaru, Sapto Adi menyebutkan, program ini terlaksana kerja sama antara MAI Foundation dengan Bank Mandiri. Mengusung tema “Membangun Generasi Wujudkan Memakmurkan Negeri”, program ini diharapkan  membantu mewujudkan mimpi anak Indonesia, calon generasi penerus bangsa.

‘’Terima kasih kepada orang tua yang sudah mempercayakan putra-putranya yang soleh untuk mengikuti dan berpartisi dalam program Khitanan Massal Anak Indonesia. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat untuk putra-putra yang soleh,’’ ungkap Sapto Adi didampingi Branch Manager Bank Mandiri Cabang Pasirpengaraian M Rizki Dwi Anugerah kepada Riau Pos, Sabtu (29/12).

Sapto Adi mengatakan, para orang tua tidak perlu khawatir dalam program ini, karena buah hati mereka akan ditangani oleh tim dokter yang ahli di bidangnya, di mana tim medis tersebut telah dipercaya untuk menangani proses khitan setiap tahunnya.

‘’MAI Fondation mengerahkan sekitar total 20 tenaga medis, dokter maupun perawat yang berasal dari Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia yang dipimpin Pak Maradomsa Lubis SKep. Kita tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dari banyak sisi sosial kemasyarakatannya dan memiliki tanggung jawab untuk memakmurkan negeri,’’ tegasnya.

Sapto Adi mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas kebaikannya karena telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk Khitanan Massal Anak Indonesia. Donasi tersebut diharapkan sangat berguna untuk anak-anak yang membutuhkan. ‘’Donasi yang telah disalurkan melalui kami untuk 3.000 anak yatim dan dhuafa ini merupakan hadiah akhir tahun terbesar bagi adik- adik di sini dan di luar Kabupaten Rohul,’’ terangnya.

Dijelaskannya, para peserta mendapatkan uang saku, uang saku pendamping, uang transport, dan bingkisan berupa sarung, baju koko, peci, tas dan perlengkapan sekolah. Selain di Kabupaten Rohul, khitan juga dilakukan di DKI Jakarta, Sumut, Sumbar, Sumsel, Bangka Belitung, Jabar, Jateng, Jawa Timur, Bali, Kalbar, Sulawesi Tenggara dan Papua.

MAI Foundation didirikan pada 2 Oktober 2014. Fungsinya sebagai foundation atau yayasan yang menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial lainnya dari masyarakat umum kepada mereka yang memerlukan yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.(c)

Laporan: ENGKI PRIMA PUTRA

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

14 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

14 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

14 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

14 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago