Presiden Joko Widodo (DOK.RIAUPOS.CO)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi biasa aksi demonstrasi mahasiswa yang kembali berlangsung pada hari ini, Senin (30/9). Menurut mantan Wali Kota Solo itu, siapa pun diberikan kebebasan oleh konstitusi untuk menyampaikan pendapat.
"Enggak apa-apa. Konstitusi kita kan memberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapat," kata Jokowi saat dimintai tanggapan atas aksi mahasiswa di sekitar Gedung DPR hingga Istana Jakarta, dalam konferensi pers di Istana Bogor, Senin (30/9).
Namun demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpesan kepada mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi agar melakukannya dengan tertib dan sesuai aturan.
"Yang paling penting jangan rusuh, jangan anarkis. Sehingga menimbulkan kerugian. Jangan sampai ada yang merusak fasilitas-fasilitas umum. Yang paling penting itu," tegasnya.
Presiden ketujuh RI itu menambahkan, pemerintah sangat mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dari para demonstran yang sudah berunjuk rasa dalam sepekan terakhir.
"Kami mendengar kok, sangat mendengar. Bukan mendengar tapi sangat mendengar," kata Jokowi.(fat)
Sumber: jpnn.com
Editor: Deslina
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…
Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…
Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…