Categories: Nasional

Mendagri Jamin Perlindungan Data KTP Elekronik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Perlindungan data pribadi masih menjadi masalah. Banyak masyarakat yang kerap mendapatkan pesan singkat penipuan atau penawaran produk. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan persoalan itu tidak ada kaitannya dengan data kependudukan.

Soal data kependudukan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjamin perlindungan data dalam pemanfaatan KTP-el. Menurut dia,  dalam kerjasama dengan sejumlah lembaga, keamanan data masyarakat juga bisa dijamin. "Saya juga menjamin MoU pemanfaatan data kependudukan tersebut dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak terkait," terangnya, Senin (29/7).

Menurut dia, data yang kita MoU-kan dengan perbankan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), lembaga-lembaga swasta lainnya, semua bisa dipertanggungjawabkan. Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu mengatakan, jaminan perlindungan data diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Mendagri Nomor 61 Tahun 2015 tentang Persyaratan Ruang Lingkup dan Tata Cara Pemberian Hak Akses Serta Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, persoalan pesan singkat yang mengandung unsur penipuan dan penawaran produk ke beberapa nomor handphone masyarakat tidak ada kaitannya dengan data kependudukan. Sebab, dalam kerja sama Kemendagri dengan lembaga lain, tidak ada pemberian nomor handphone. "Karena dalam data kependudukan tidak ada elemen data berupa nomor HP," terangnya kepada JPG, kemarin.

Zudan mengatakan, selama ini data KTP-el dan nomor handphone masyarakat  sudah disebarluaskan sendiri saat membuka rekening bank, memilih asuransi, saat masuk hotel, jadi member golf, member fitness, saat buka kartu kredit, dan transaksi lainnya.

Jadi, sangat tidak berdasar jika ada yang menyatakan bahwa penawaran-penawaran produk berkaitan dengan kerjasama yang dilakukan Kemendagri dengan pihak lain. "Bisa jadi, penawaran-penawaran itu masuk karena yang bersangkutan sudah membagi bagikan nomor handphone-nya ke berbagai pihak," tuturnya.

Dia mengatakan, pihak yang dengan sengaja menyebarluaskan nomor handphone masyarakat dan memanfaatkan untuk meraup keuntungan, maka mereka harus ditindak tegas. Secara hukum mereka melanggar. Tidak boleh ada pihak yang menyebarluaskan nomor handphone masyarakat.

Supiadin Aries Saputra, anggota Komisi I DPR RI mengatakan, kasus penipuan dan penawaran yang menyebar luas melalui nomor handphone harus disikapi serius oleh pemerintah. Salah satunya adalah menuntaskan RUU Perlindungan Data Pribadi yang sampai sekarang belum dibahas. Menurut dia, undang-undang sangat penting untuk melindungan data pribadi masyarakat.

Sudah tiga tahun RUU itu mangkrak, padahal pemerintah lah yang mengusulan aturan itu. Komisinya sangat menunggu pembahasan dengan pemerintah. "RUU ini inisiatif pemerintah, bukan inisiatif DPR," tegasnya.(lum/jpg)

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dari Kehilangan ke Kebahagiaan, Wako Pekanbaru Beri Motor untuk Sandro

Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…

6 jam ago

Wako Pekanbaru Tegas: Gaji ASN dari Uang Rakyat, Harus Kerja Maksimal!

Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…

7 jam ago

Layanan KTP di Pekanbaru Hampir Dua Pekan Gangguan, Warga Keluhkan Antrean Lama

Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…

7 jam ago

Pasca Kebakaran Hebat, Ratusan Warga Pulau Kijang Dapat Bantuan Sembako

Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…

8 jam ago

Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Pelalawan, 13,6 Ton Disita!

Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…

8 jam ago

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

1 hari ago