doni-bagi-empat-kategori-zona-penyebaran-covid-19
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, pihaknya membagi empat kategori zona penyebaran virus corona di dalam negeri.
Empat zona itu terdiri dari tingkat risiko di setiap daerah penyebaran virus corona. Pembagian itu diharapkan bisa menjadi panduan masyarakat.
"Kita mengambil keputusan tersebut dengan melibatkan pakar dan berpedoman terhadap standar internasional dari analisis dan pemetaan yang dilakukan oleh pakar," ujar Doni dalam konfrensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (30/5)
Doni juga mengatakan, zona tersebut adalah, zona hijau, kuning, orange dan merah. Zona hijau adalah kabupaten dan kota yang belum terdampak. Kemudian zona kuning adalah kabupaten dan kota yang tingkat penularan Covid-19 rendah.
Selanjutnya adalah zona orange adalah kabupaten dan kota dengan tingkat penularan Covid-19 sedang. Terakhir adalah zona merah adalah kabupaten kota tersebut tingkat risiko Covid-19 tinggi.
"Pemerintah melakukan kategorisasi sesuai tingkat risko di setiap daerah berdasarkan warna zona," katanya.
Doni yang merupakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga menambahkan, pihaknya terus berupaya kabupaten dan kota yang masih kategori zona merah untuk bisa ditangani. Sehingga nantinya bisa menjadi zona hijau.
"Kita terus berupaya agar zona merah menjadi zona orange, dan orange kita kontrol untuk bisa menjadi zona kuning. Kemudian zona hijau kita pertahankan supaya tidak menjadi zona kuning atau orange," ungkapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…