lagu-bungong-jeumpa-asal-aceh-jadi-trending-di-google
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Lagu daerah Bungong Jeumpa asal Aceh menjadi trending di Google pada Kamis (30/4). Penyebabnya, lagu itu masuk dalam tayangan belajar dari rumah yang disiarkan TVRI hasil kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (29/4).
TVRI menayangkannya untuk mempelajari tentang lagu dan pakaian adat dari Aceh, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Ditujukan buat murid kelas 1, 2 dan 3 Sekolah Dasar (SD).
Pembuatan lagu Bungong Jeumpa terinspirasi dari bunga cempaka wangi yang merupakan tanaman asli Aceh. Tanaman ini memiliki pohon hijau yang besar tingginya bisa mencapai 50 meter dengan diameter batang sekitar 180 centimeter. Tanaman ini memiliki bunga warna putih dan kuning, serta memiliki aroma wangi yang khas. Buahnya memiliki warna cokelat berbentuk bulatan kecil.
Berikut lirik dari lagu Bungong Jeumpa sekaligus artinya dalam Bahasa Indonesia:
Bungong Jeumpa Bungong Jeumpa
Meugah di Aceh
Bungong teuleubeh teuleubeh
Indah lagoina
Puteh kuneng meujampu mirah
Bungong si-ula si-ula
Lam sinar buleun lam sinar buleun
angen peu ayon
Luroh meususon meususon yang mala mala
Mangat that meubee meunyo tatem com
Leupah that harom si bungong Jeumpa
Arti dalam Bahasa Indonesia:
Bunga cempaka, bunga cempaka terkenal di Aceh
Bunga indah sekali
Putih kuning bercampur merah
Mekar sekuntum indah rupawan
Dalam sinar bulan, dalam sinar bulan angin ayunkan
Gugur bersusun, bersusun, yang sudah layu
Harum baunya kalau dicium
Alangkah harum si bunga cempaka
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…