bus-rombongan-santri-terbalik
ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Bus yang mengangkut rombongan santri dari Pesantren Mustafhawiyah di Purbabaru, Madina, Sumatera Utara menuju ke Perawang Riau terguling di kawasan Unnamed Road, Bangko Permata Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Ahad (29/3) pukul 10.00 WIB.
Kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal. Akibatnya, sebanyak tiga orang santri mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas guna diambil tindakan medis.
"Iya, dari Sumatera Utara, mereka hendak menuju ke Perawang," kata Kasat Lantas Polres Rokan Hilir, AKP David Ricardo kepada Riau Pos, Ahad (29/3).
Dirinya menjelaskan, mobil bus CV Kita Bersama bernomor polisi BB 7031 LJ yang dikemudikan Ali Butong Hsb (26) dan kenek Surya tersebut awalnya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bagan Batu (Utara) menuju Ujung Tanjung (Selatan).
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), bus yang hendak mendahului mobil tangki di depannya tersebut membanting stir ke kanan, sehingga mobil bus hilang kendali dan terbalik. Sementara sang sopir sedang dalam penyelidikan, dia melarikan diri setelah terjadi kecelakaan tersebut.
"Karena gugup serta jarak yang sudah terlalu dekat, maka terjadi lakalantas yang tidak terhindarkan lagi," jelas AKP David.
Akibat bus yang terbalik tersebut, Andri Rambe (15) mengalami luka di tangan sebelah kanan dan terkilir. Kemudian Fazry Surya (15) mengalami luka lecet di tangan sebelah kanan dan Sultan Sulaiman (17) mengalami luka robek di bagian pipi.
"Para santri yang mengalami luka-luka tersebut dilarikan ke Puskesmas Pembantu terdekat di Kecamatan Bangko Pusako Rokan Hilir untuk penanganan medis," ujarnya.(*1)
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…
Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…
Video diduga pesta waria di THM Pekanbaru viral. Komisi I DPRD mendesak Pemko dan polisi…
Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…
Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…
Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…