PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaku tabrak lari yang menyebabkan pelajar asal Kampar tewas di Jalan Tuanku Tambusai dekat Tugu Songket telah diamankan petugas Kepolisian Resor (Polresta) Pekanbaru. Miris, pelakunya telah lanjut usia.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatlantas Kompol Emil Eka Putra menyebut, pelaku telah diamankan pada Ahad (27/12). "Pelaku berinisial JM (62), warga yang tinggal di Payung Sekaki," sebutnya.
Pengungkapan itu sebut Emil, melalui penyelidikan dengan mendapatkan rekaman kamera pengintai (CCTv). Setelah itu dilakukan pengecekan terhadap mobil berjenis dumptruck tepatnya mobil tanah timbun.
Hasil monitor, lokasinya berada di Jalan Srikandi-Jalan Delima, Kecamatan Tampan. Selanjutnya tim melakukan penyamaran untuk membeli tanah timbun. Setelah dipastikan lokasi pembelian, di sanalah pelaku diringkus.
"Panangkapan terhadap pelaku di Jalan Bangau Sakti. Sebelumnya, pencocokan kendaraan pun telah dilakukan. Pelaku pun mengakui perbuatannya," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya tengah melaju di Jalan Tuanku Tambusai Jalur selatan datang dari arah Timur menuju ke Barat.
Begitu sampai di Tugu Songket, mobil tersebut bertabrakan dengan sepeda motor jenis Honda Beat warna putih hitam, BM 2260 ZAP yang dikendarai oleh korban Dea Betri Melia (17).
"Mereka bergerak di jalan dan datang dari arah yang sama. Ada goresan sekitar lima meter di TKP," terangnya.
Akibat Laka lantas, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan nyawanya tidak tertolong (meninggal dunia) di lokasi kejadian. Korban memakai pakaian serba abu-abu dengan korban merah jambu.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…