Sting (ACEDHOWBIZ.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Musisi gaek Sting buka suara soal lambannya penanganan kebakaran hebat di hutan Amazon, Amerika Selatan. Mantan pentolan The Police itu mengecam habis presiden Brasil Jair Bolsonaro.
Dilansir dari Music News, Sting berang dengan sikap Bolsonaro yang terkesan menyepelekan kasus kebakaran ini lantaran menolak bantuan uang sebesar 22 juta dolar dari negara-negara G7. Bolsonaro menolak uang tersebut lantaran hubungannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tengah menegang.
Sting berpendapat, saat ini harusnya Bolsonaro bisa mengesampingkan ego pribadinya untuk menyelamatkan hutan Amazon yang sebagian besar berada di Brasil. Sting menganggap, Bolsonaro tidak ubahnya seperti seorang penjahat jika tidak mengambil tindakan cepat yang berkesinambungan.
"Legenda mengatakan bahwa Kaisar Nero (Pemimpin terakhir kekaisaran Romawi, Red) memainkan biolanya sembari melihat Kota Roma terbakar. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, kita jelas tidak bisa diam saja melihat hutan Amazon terbakar. Ini adalah kelalaian yang disengaja dan bisa disebut sebagai tindak kriminalitas dalam skala global," ujar pembetot bass dan penyanyi bernama asli Gordon Matthew Thomas Sumner tersebut.
Sting, yang ikut mendirikan Rainforest Foundation Fund pada 1987 lalu menegaskan bahwa ia sudah tidak tahan melihat para Bolsonaro dan para birokrat lain hanya berpangku tangan. Bolsonaro, menurutnya, sudah semestinya segera mengambil keputusan yang tepat jika tidak mau hutan Amazon punah dilalap si jago merah.
"Presiden Bolsonaro sudah seharusnya mengubah kebijakan yang sudah ia buat dalam menangani kebakaran ini, dan berhenti melakukan retorika omong kosong sebelum semuanya terlambat!" ujar pelantun Fragile tersebut.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…