Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani,
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga partai mantan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Gerindra, PAN dan Demokrat menunjukan ketertarikannya bergabung ke koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan tidak semua mantan partai pendukung Prabowo-Sandi bisa bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.
Arsul mengatakan, hanya ada satu partai politik saja yang bisa diakomodasi untuk bergabung ke koalisi pendukung pemerintah. “Kalaupun berandai-andai ada pertambahan anggota koalisi, itu tidak akan lebih dari satu partai,” ujar Arsul kepada wartawan, Sabtu (27/7).
Namun demikian Arsul menuturkan, urusan koalisi sepenuhnya ada di tangan Jokowi sebagai kepala negara. Jokowi menjadi tokoh utama yang akan menentukan kursi di kabinetnya mendatang. "Biar menjadi keputusannya Jokowi setelah berbicara dengan para ketum parpol," katanya.
Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, sampai saat ini para ketua umum partai politik pendukung koalisi belum melakukan pertemuan pembahasan koalisi. "Parpol, dalam hal ini ketum, harus mendengarkan apa yang menjadi pemikiran dan pandangan Pak Jokowi," ungkapnya.(jpg)
Editor: Eko Faizin
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…