Categories: Nasional

Minta Fasilitas Protokol Kesehatan Dilengkapi

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan pemerintah enam kabupaten/kota di Riau, sepakat untuk tidak memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pasalnya, di enam daerah yang selama ini sudah dilakukan PSBB akan dijalankan program new normal.

Untuk itu, pemerintah diminta untuk segera melengkapi seluruh fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan di setiap tempat umum. Seperti taman kota, rumah ibadah, kantor pemerintahan dan tempat keramaian lainnya yang banyak di kunjungi oleh masyarakat. Selain itu, pemprov beserta pemkab/pemkot juga diminta agar melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

Seperti disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Kamis (28/5). Menurut dia, jika memang pemerintah serius untuk menerapkan kebijakan new normal, maka segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan program harus terpenuhi. Sehingga target dari program new normal yang akan dituju bisa tercapai.
"Pertama, kami minta supaya seluruh falisitas umum di buka kembali. Utamanya rumah ibadah. Pemerintah juga sudah sepatutnya membantu menyediakan fasilitas sesuai protokol kesehatan. Seperti thermo gun, tempat cuci tangan bersih, alat semprot disinfektan beserta cairan untuk rumah ibadah, masker jika memungkinkan. Serta beberapa fasilitas penunjang lainnya," sebut Agung.

Ditambahkan dia, beberapa kabupaten/kota yang sebelumnya sempat melaksanakan PSBB harusnya bisa memenuhi fasilitas untuk masyarakat tersebut. Karena belum semua bantuan yang telah dianggarkan dalam pergeseran anggaran terealisasi. Pemenuhan fasilitas, dilanjutkan dia, juga merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah ketika membuat sebuah kebijakan.

"Kalau fasilitas sesuai protokol kesehatan sudah terlengkapi, maka tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak patuh. Untuk swasta, mungkin bisa diterbitkan imbauan atau surat edaran oleh Pemda agar menyediakan fasilitas tersebut," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Gubernur Riau H Syamsuar telah mengumumkan kebijakan new normal yang bakal diterapkan di 6 daerah. "Berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama enam kabupaten/kota yakni Pekanbaru, Dumai, Siak, Pelalawan, Kampar dan Bengkalis, disepakati bahwa PSBB tidak diperpanjang," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Kamis (28/5).

Untuk itu, lanjut Gubri, pihaknya meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mensosialisasikan program new normal. Agar nantinya masyarakat bisa memahami program yang akan dijalankan pemerintah tersebut.

"Tapi yang perlu dijelaskan juga, meskipun dilakukan program new normal, protokol kesehatan yang selama ini sudah berjalan tetap akan dilanjutkan," sebutnya.(adv)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

3 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

3 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

24 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

24 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago