syifa-hadju-bikin-laporan-polisi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Aktris Syifa Hadju mendapat teror di media sosial. Pemain film Danur 3: Sunyaruri itu diancam akan diculik bahkan diperkosa. Pesan bernada ancaman itu beberapa kali mampir ke Syifa melalui direct message Instagramnya.
Setelah berkonsultasi dengan sejumlah orang dekatnya, akhirnya Syifa Hadju membuat keputusan untuk bikin laporan polisi pada Jumat (28/2) kemarin di Mapolres Tangerang Selatan. Tidak sendirian, aktris yang naik daun lewat sinetron Mermaid in Love itu ditemani sang ibunda dan pengacara Sandy Arifin. Laporannya terdaftar dengan nomor TBL/232/K/II/2020/SPKT/Res Tangsel.
Diungkapkan Syifa Hadju, ancaman pemerkosaan diterimanya itu sejak beberapa bulan lalu dan sudah terjadi berkali-kali. Uniknya bukan hanya dirinya yang diancam. Asisten dan ibu Syifa Hadju juga menerima ancaman.
"Makin lama ancamannya makin parah. Enggak cuma ke aku, ibu aku, asisten aku juga diancam," kata Syifa Hadju saat ditemui usai membuat laporan polisi.
Perempuan yang kini dikabarkan dekat dengan Rizky Nazar itu berharap petugas kepolisian bisa menindaklanjuti laporannya. Sebab, kasus ini sudah mengusik ketenangan dirinya dan keluarga. Syifa Hadju menganggap laporan polisi yang dibuatnya itu termasuk langkah yang tepat.
"Aku mengalami ini sudah cukup panjang. Setelah diskusi sama orang tua aku dan Nang Sandy, Insya Allah ini keputusan yang tepat," tutur Syifa Hadju.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…