Categories: Nasional

Hakim Tolak Praperadilan Andi Putra

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Perjuangan Andi Putra melepaskan diri dari status tersangka dugaan penerima suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit pupus sudah. Pasalnya, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif tersebut.

Dalam persidangan yang digelar Senin (27/12), hakim PN Jaksel, Mardison mengatakan, proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah sesuai peratuan perundang-undangan.

"Penetapan tersangka, penyitaan, dan penahanan yang dilakukan oleh termohon telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka permohonan pemohon ditolak untuk seluruhnya," kata Mardison pada sidang pembacaan putusan praperadilan Bupati Kuansing nonaktif tersebut di PN Jakarta, Senin (27/12).

Dalam pertimbangan hukum, Mardison menyampaikan KPK selaku termohon telah membuktikan tindakan penyidikan yang dilakukan KPK terhadap Andi Putra telah sesuai dengan Undang-Undang KPK dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pembuktian yang dilakukan oleh KPK melalui pencantuman bukti berupa surat perintah penyelidikan, surat perintah penyadapan, dan surat perintah penyidikan dengan menyatakan pemohon sebagai tersangka tindak pidana korupsi, surat perintah untuk melakukan penggeledahan hingga berita perpanjangan penahanan.

"Pengadilan berpendapat termohon dapat membuktikan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan oleh termohon kepada pemohon sudah berdasarkan atas dua atau lebih alat bukti yang sah," katanya.

Menanggapi hal itu, KPK selaku pihak termohon dalam pada praperadilan tersebut mengapresiasi putusan hakim PN Jaksel.

"KPK apresiasi putusan hakim yang menolak permohonan praperadilan yang diajukan tersangka AP (Andi Putra, red)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Ali menyampaikan, putusan hakim tersebut menegaskan bahwa penanganan perkara oleh KPK telah dilakukan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Dalam pertimbangan hakim, kata Ali, dinyatakan bahwa KPK tunduk pada KUHAP, UU Tipikor, dan UU KPK dalam melaksanakan tugas. Ali juga menegaskan bahwa penetapan tersangka atas diri Andi Putra adalah sah dan berdasarkan hukum. Untuk itu, lembaga antirasuah tersebut akan melanjutkan proses hukum hingga pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Kami akan melanjutkan penyidikan dan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor," pungkasnya.

Sementara itu, penasihat hukum Andi Putra, Dodi Fernando SH MH belum mau memberikan tanggapan terhadap hasil praperadilan. Namun, sebelumnya, Dodi menyatakan siap menghadapi sidang pokok perkara.

"Kami menghargai proses ini. Karena praperadilan ini adalah hak tersangka yang diatur oleh hukum. Maka, kami menggunakan hak itu. Namun, kami juga siap nantinya kalau masuk tahap pembuktian pokok perkara," kata Dodi.(yus/yas/jps)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

17 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

18 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

18 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

18 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

19 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

19 jam ago