Novel Baswedan (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Kasus penyiraman cairan kimia terhadap Novel Baswedan mulai menemui titik terang setelah polisi membekuk dua orang tersangka yang, ternyata, merupakan anggota Polri. Meski demikian, kuasa hukum Novel Baswedan Haris Azhar punya pandangan lain.
Haris menduga, dua orang anggota Polri aktif yang ditangkap hanyalah pemain pengganti. Ia meyakini, pelaku sebenarnya masih berkeliaran di luar.
‎â€Saya khawatir ini bagian dari mengaburkan masalah yang sebenarnya. Jadi masalah sebenarnya tidak diungkap kemudian dicari pemain pengganti,†ujar Haris Azhar saat dihubungi, Sabtu (28/12).
Penangkapan dua anggota Polri kemarin,kata Haris, masih terasa sumbang karena beberapa hal. Haris menjelaskan bahwa sejak kasus Novel bergulir, sejumlah saksi mata sudah diperiksa dikonfirmasi. Sketsa wajah pelaku juga sudah dibuat. Dua langkah yang sudah ditempuh tersebut tidak dipaparkan ulang ketika dua pelaku kemarin ditangkap.
‎Temuannya nggak sesuai dengan temuan awal yang sudah disampaikan oleh saksi-saksi. Jadi ‎permasalahannya, mirip atau tidak dengan sketsa dengan yang dibilang saksi-saksi,†katanya.
Haris juga tidak percaya dua pelaku yang ditangkap adalah pemain tunggal. Artinya, ada otak di balik penyerangan itu. “Jadi pengumuman ini saya curiga tidak membuka kasus Novel yang sebenarnya,†ungkapnya.
Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol, Argo Yuwono mengatakan bahwa dua tersangka penyiraman cairan kimia kepada Novel Baswedan adalah anggota Polri aktif. Mereka berinisial RM dan RB.
Argo menuturkan dua pelaku ditangkap, bukan menyerahkan diri. Mereka ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Setelah ditangkap pelaku langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.
Sumber: jawapos.com
Editor: Deslina
Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…
Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…
Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…
Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…
Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…
Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…