Chacha Frederica
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — USIA kehamilan Chacha Frederica kini sudah memasuki 5 bulan. Perempuan berhijab itu sudah melakukan pemeriksaan ke dokter terkait jenis kelamin calon buah hati pertamanya tersebut. Chacha pun sudah mengetahui jenis kelamin janin yang ada di dalam kandungannya. Namun dia masih enggan membocorkannya ke publik.
Jangankan untuk masyarakat luas, Chacha Frederica ternyata juga sengaja merahasiakan jenis kelamin calon buah hati pertamanya itu dari keluarga dan orang-orang terdekat. Putri dari pasangan Dody Prasetyanto dan Hera Sudiyar itu sengaja merahasiakannya supaya menjadi kejutan pada saat persalinan.
"Keluarga aja nggak aku kasih tahu," ucap Chacha Frederica saat ditemui di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Lantaran menutupi jenis kelamin calon buah hatinya, saudara-saudara dari perempuan kelahiran Jakarta, 8 November 1989 ini sempat membujuknya agar buka mulut. Namun, Chacha tetap tidak mau memberikan informasi itu.
"Sampai kakak-kakak aku bilang, 'sama orang lain boleh rahasia, tapi sama kita nggak boleh.' Cuma aku tetap nggak ngasih tahu, nggak boleh. Nggak mau ngasih tahu pokoknya sampai nanti lahiran. Jadi semua pada tebak-tebakan," ungkap Chacha Frederica.
Chacha pun menambahkan bahwa ia dan suami tidak pernah mempermasalahkan apakah nantinya anak mereka laki-laki atau perempuan. Bagi Chacha, kehamilan anak pertama ini merupakan hadiah terintah dari Tuhan yang harus mereka syukuri.
"Masa hadiah milih-milih," ucapnya sambil tersenyum.(jpg)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.