Categories: Nasional

Kadispar Mendukung Berdirinya Lembaga Pendidikan Seni di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Roni Rakhmat, menyambut baik wacana yang disampaikan Asosiasi Seniman Riau (Aseri) tentang pentingnya didirikan lembaga pendidikan kesenian di Riau.

Gagasan itu disampaikan pengurus Aseri saat bertemu dengan Kadispar di Gedung Dispar Riau, Kawasan Bandar Serai, Pekanbaru, Kamis (27/8/2020). 

Dalam pertemuan itu, Ketua Aseri SPN Marhalim Zaini yang didampingi Wakil Ketua Fedli Azis, Ketua Bidang Program dan Ekonomi Kreatif Willy Fwi, dan Sekum Aseri Aristofani Fahmi, menjelaskan, sejak Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) ditutup, praktis tak ada lagi lembaga pendidikan yang khusus untuk kesenian.

"Sebenarnya dulu ada penawaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Pemprov Riau tentang pendirian Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) . Namun karena tidak ada respon, ISBI tersebut akhirnya diambil oleh Pemprov Aceh," jelas Marhalim.

Yang terjadi kemudian, tidak ada ruang pendidikan bagi anak-anak Riau yang ingin belajar tentang seni di Riau seperti dulu ketika masih ada AKMR. Menurut Marhalim, perlu dipikirkan tentang lembaga pendidikan seni tersebut.

Menanggapi hal itu, Roni berjanji akan membicarakan persoalan ini dengan Gubernur Riau. Dia sendiri mengaku sangat ingin berdirinya lembaga pendidikan seni di Riau ini karena selama ini AKMR telah membuktikan mampu melahirkan para seniman di semua cabang seni.

"Saya sangat setuju tentang ide itu. Ini sangat penting. Saya akan membantu upaya ini termasuk membicarakannya dengan para pemangku kepentingan," jelas Roni.

Selain membicarakan soal lembaga pendidikan seni, pertemuan tersebut juga membahas pertemuan sebelumnya dalam hal program-program seni untuk para seniman Riau. Salah satunya adalah tentang Art Space (ruang berkesenian) yang lebih mengarah pada ekonomi kreatif seniman.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Bidang Program dan Ekonomi Kreatif Aseri, Willy Fwi, menjelaskan tentang rencana memberdayakan ruang-ruang kreatif di Kawasan Bandar Serai yang bisa dimanfaatkan oleh seniman untuk berkarya.

"Kami para seniman memerlukan ruang untuk berkreativitas. Kami melihat banyak ruang di Bandar Serai yang bisa dimanfaatkan oleh seniman untuk berkarya agar ekonomi kretif seniman juga tumbuh," jelas Willy.

Tentang hal itu, Roni Rahkmat berjanji akan menginventarisir ruang-ruang dan tempat-tempat di Bandar Serai yang bisa digunakan oleh seniman untuk berkarya.

Laporan: Hary B Koriun
Editor: Eka Gusmadi Putra

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago