ngeri-jasad-pelaku-bom-bunuh-diri-di-makassar-menyatu-dengan-motornya
MAKASSAR (RIAUPOS.CO) – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam menyampaikan, peristiwa ledakan di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan merupakan bom bunuh diri. Dia menyebut, pelaku meninggal dunia saat bom meledak.
“Saat ini kita pastikan satu jasad pelaku bom bunuh diri,” kata Merdisyam di lokasi kejadian, Ahad (28/3).
Merdisyam menyampaikan, saat peristiwa kejadian di Gereja Katedral, Makassar sedang berlangsung kegiatan misa sekitar pukul 10.30 WITA. Petugas sempat menghalau motor yang hendak memaksa masuk ke gereja, tetapi langsung dihalau petugas.
“Di gereja sedang misa rangkaian kegiatan paska, dilakukan protokol kesehatan, jam 10.30 WITA misa selesai, di jalan ada satu motor masuk ke dalam parkir sempat ditahan pekerja. Saat itu terjadi ledakan, baik dari pelaku dan petugas,” beber Merdisyam.
Jenderal polisi bintang dua ini menyebut, jasad pelaku menyatu dengan motor yang dibawanya. Karena saat meledak, dia belum turun dari motor yang dikendarainya.
“Dari TKP yang ada, jasad yang ada dengan kendaraan menyatu, dia belum turun karena ditahan petugas gereja mau masuk,” tandas Merdisyam.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…