Categories: Nasional

Ancam Jemput Paksa Nurhadi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melayangkan surat panggilan untuk mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Panggilan kedua sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi itu dilayangkan lantaran Nurhadi mangkir pada panggilan pertama.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan surat panggilan kedua itu dikirim penyidik pada Kamis (23/1) lalu. Rencananya, pemeriksaan diagendakan hari ini (27/1). Selain Nurhadi, KPK juga memanggil dua tersangka lain. Yakni menantu Nurhadi, Rezky Herbiono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Ali mengatakan pihaknya mengimbau ketiga tersangka itu untuk kooperatif memenuhi panggilan. "Serta memberikan keterangan secara benar," ujarnya, kemarin (26/1). KPK pun menegaskan akan menjemput paksa Nurhadi dan dua tersangka lain bila tetap tidak kooperatif di panggilan ketiga.

"Jika para tersangka tidak hadir tanpa alasan yang patut, maka penyidik KPK akan melakukan pemanggilan ketiga disertai dengan perintah membawa," tegas Ali. Penegasan itu dilakukan sesuai dengan KUHAP yang menjadi pedoman penyidik memeriksa para saksi dan tersangka.

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar mendesak KPK melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap Nurhadi dkk. Salah satunya dengan pemanggilan paksa. "Sampai saat ini, ketiga tersangka itu masih lenggang bebas tanpa ada ketegasan KPK untuk melakukan pemanggilan paksa," ungkapnya.

Nurhadi dkk ditetapkan sebagai tersangka 16 Desember lalu. Beberapa kali mereka tidak memenuhi panggilan. Nurhadi dkk justru melawan KPK dengan mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan. Namun, upaya itu kandas lantaran hakim menyatakan penetapan tersangka oleh KPK sah secara hukum.(tyo/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

16 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

16 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

17 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

17 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

17 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

17 jam ago