FOTO BERSAMA: Bupati Siak Alfedri berfoto bersama dengan Gubernur Riau Syamsuar pada MTQ Provinsi Riau di Kabupaten Kampar, Ahad (24/11/2019). (Humas Pemkab Siak)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Kabupaten Siak turut berpartisiasi dalam iven Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-XXXVIII yang diadakan di Kabupaten Kampar. Ada 26 cabang perlombaan yang diikuti. Dari jumlah cabang tersebut, Siak mengutus setidaknya 57 orang peserta. Ditambah dengan offisial, pelatih sekaligus pendamping sebanyak 32 orang.
Dengan target tahun ini dapat mempertahankan juara 3.
Bupati Siak Afedri MSi berharap kafilah Siak yang mengikuti MTQ di Kampar bisa meraih prestasi lebih baik dari tahun lalu.
"Target kita tahun ini mempertahankan juara 3, kalau bisa lebih lagi. Untuk kabupaten pemekaran Rokan Hilir selalu bersaing dengan kita. Namun di bidang lain seperti stand bazar kita selalu unggul. Stand bazar di Kampar saya tengok cantik betul," sebut bupati, Ahad (24/11).
Alfedri mengatakan, para qori dan qoriah yang diberangkatkan merupakan yang terbaik yang dipilih menjadi duta dari Kabupaten Siak untuk MTQ Provinsi Riau tahun 2019.
"Saya mengharapkan dukungan dan doa semoga para peserta dari seluruh cabang diberikan kemudahan dalam bertanding dan meraih hasil yang baik," imbuhnya.
Sementara itu, Kakan Kemenag Siak H Muharom mengatakan, untuk cabang yang diikuti pada MTQ Provinsi Riau di Kampar meliputi seluruh cabang yang diperlombakan. Kecuali tiga cabang salah satunya qot dekor putri yang tidak di ikuti oleh Kabupaten Siak.
"Untuk verifikasi seluruh peserta lulus semua dan kembali akan dilakukan verifikasi faktual dengan menunjukkan kelengkapan admintrasi asli dan peserta tidak boleh diwakili. Saya juga berharap seluruh offisial sampai selesai mendampingi para peserta kita," tambahnya.(wik)
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…