Perlu Sinkronisasi SIGA 2019
Pekanbaru (RIAUPOS.CO) — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan pengembangan sistem informasi gender dan anak (SIGA) 2019 di Hotel Furaya, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai dari tanggal 24-26 Juni. Menurut Ketua Pelaksana Betti Inara, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari kabupaten/kota di Provinsi Riau.
“Setiap P2TP2A di Riau mengirim dua utusan, dan Bappeda satu utusan jadi ada tiga utusan dari tiap daerah,†kata Betti, Selasa (25/6).
Betti menjelaskan, SIGA merupakan kegiatan yang menyosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang pengolahan data gender dan anak dengan baik dan terintegras, yang ditujukan untuk bidang-bidang terkait.
Selain itu, Betti menuturkan, agenda tersebut merupakan bentuk dukungan dari pusat yang dirancang sejak 2017 lalu. Sehingga, diharapkan peserta dapat memiliki gambaran untuk memahami data-data yang harus disimpan dan bisa diakses.
“Ini program pusat, kami tinggal sosialisasikan. Saya berharap ini bisa menjadi gambaran untuk mengelola data-daya dari daerah yang sinkron dengan provinsi. Dan provinsi dapat terkoneksi dengan pusat,†jelas Betti.(*2)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…