CERIA: MWT masih terlihat ceria sebelum anjing pitbull peliharaan menyerangnya. IST/SUMUT POS
MEDAN (RIAUPOS.CO) – Bocah perempuan berinisial MWT (8), dikabarkan masih kritis di Rumah Sakit Columbia Asia (RSCA), Jalan Listrik, Medan, Ahad (24/11). Warga Kecamatan Medan Deli itu diserang dan digigiti anjing pitbull peliharaannya sendiri. Akibatnya, bocah tersebut mengalami luka serius di bagian wajah dan kepalanya.
Informasi diperoleh, peristiwa naas tersebut terjadi pada Sabtu (23/11). Semula, sang bocah sedang bermain dengan anjing tersebut.
Namun, secara tiba-tiba korban langsung diserang dan digigit wajahnya hingga mengalami luka-luka. Mengetahui itu, keluarga bocah langsung panik dan kemudian melarikannya ke RSUD Dr Pirngadi Medan.
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin membenarkan, sang bocah malang itu memang dilarikan ke rumah sakit milik Pemko Medan tersebut. Namun, setelah sempat ditangani sang bocah kemudian dipindahkan ke RSCA.
“Iya sempat dirawat di IGD. Tapi, setelah itu atas permintaan keluarga, pasien lalu diarahkan ke Rumah Sakit Columbia,” ujarnya kepada wartawan saat dihubungi.
Edison mengaku, saat dirawat di Pirngadi, pasien hanya mendapatkan perawatan luar atas luka-luka yang dialaminya. Sayangnya, Edison tidak merinci lebih lanjut bagaimana kondisi pasti dari luka yang didapatkan korban.
“Apakah ada rabies, kita juga belum tahu. Sebab, penanganan yang kita lakukan kan hanya awal saja yaitu pada lukanya,” kata Edison.
Sementara, Humas RSCA, Novel yang dikonfirmasi wartawan juga membenarkan korban memang dirawat. Akan tetapi, dia mengaku saat ini belum mengetahui bagaimana perkembangan dari kondisi bocah malang tersebut.
“Ada (pasiennya), tapi saya enggak update kondisinya hari ini (Minggu),” ujarnya singkat.
Terpisah, ibu korban, Yenti, yang dihubungi belum bersedia memberikan keterangan terkait kejadian yang menimpa anaknya. Yenti beralasan banyak tamu yang datang berkunjung ke rumah sakit.
“Saya masih ada banyak tamu,” katanya singkat.
Sebelumnya, kabar naas bocah ini diketahui dari akun Facebook milik teman ibunya. Noviani memosting kondisi sang bocah, Sabtu (23/11) sekitar pukul 20.28 WIB.
Dalam akun Facebooknya, Noviani juga menuliskan permohonan bantuan untuk biaya operasi agar meringankan beban keluarga korban. Postingan tersebut kemudian viral dan mengundang banyak reaksi warganet.
Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…