Ketua Projo Budi Arie Setiadi Wamen Kemendes PDTT/rmol
JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Presiden Joko Widodo hari ini telah mengumumkan dan melantik Wakil Menteri (Wamen) di Kabinet Indonesia Maju. Nama-nama Wamen yang disebut terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari relawan, politisi, pebisnis dan lainnya.
Beberapa nama yang berasal dari relawan pendukung Jokowi-Maruf pada saat Pilpres 2019 lalau juga dipilih menjadi Wamen di Kementerian Kabinet Indonesia Maju. Diantaranya Ketua Relawan projo Budi Arie Setiadi
Dipilihnya relawan menjadi wakil menteri menunjukkan adanya ketidakpahaman makna relawan. Bahkan, penunjukan tersebut juga dianggap menimbulkan stigma pemberian kompensasi atau balas budi atas dedikasinya saat Pilpres 2019.
Peneliti Founding Fathers House, Dian Permata mengatakan, seorang relawan meminta jatah kursi jabatan dianggap tidak etis. Karena, seorang relawan tidak memiliki janji politik dengan sosok yang dijunjungnya.
“Namanya relawan itu voulenteerism ya, ketika dia sudah berjuang dan kandidat yang diendorse sudah jadi dia balik lagi ke asalnya,” ucap Dian Permata, Jumat (25/10).
Bahkan, Dian menilai relawan bukanlah bagian dari profesi yang bisa di iming-iming seperti halnya politisi. Karena, relawan merupakan masyarakat yang memiliki visi yang sama dengan sosok yang didukungnya.
“Relawan ini bukan profesi. Kalau kelasnya di politisi ya bisa negosiasi karena kan nanam saham, relawan itu kan gak nanam saham, cuma ada kesamaan moral, visi value, perjuangan. Ketika barang ini sudah jadi dia balik lagi ke asalnya. Kalau relawan minta jatah ya ini buka kerelawanan namanya,” jelas Dian.
Sehingga, Dian mengaku ingin meluruskan makna relawan. Presiden Jokowi seharusnya tidak terpengaruh dengan tekanan yang diberikan dari seorang relawan.
Apalagi, posisi Wamen yang telah di lantik Presiden Jokowi dinilai sebagai ajang balas budi terhadap para Wamen yang berjuang saat Pilpres kemarin.
sumber: rmol.id
Editor: Deslina
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.