Categories: Nasional

Coba Perkosa Anak Tetangga, Duda Ditangkap

LUBUKPAKAM (RIAUPOS.CO) – Suhendra (41) terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi pada kaki kanannya. Pasalnya, duda satu anak ini mau melarikan diri saat hendak ditangkap dari tempat persembunyiannya, di Jalan Karya Darma Dusun III Desa Tanjung Morawa-B Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (21/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Penangkapan Suhendra oleh polisi atas kasus penganiayaan berat terhadap tetangganya, M boru Sinaga (21) warga Dusun I, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjungmorawa.

Penganiayaan itu terjadi, Selasa (20/8) sekira pukul 14.00 WIB. Berawal saat Suhendra berniat mencuri di kediaman M boru Sinaga. Namun saat hendak beraksi, Suhendra melihat korban yang tengah tidur di kamar.

Melihat korban tengah tidur, syawat duda satu anak inipun menggelora sampai ke ubun-ubun. Dengan pisau di tangan, Suhendra pun menimpa tubuh korban.

Korban yang terbangun, langsung berusaha melakukan perlawanan. Suhendra pun menodongkan pisau pada korban.

Pun begitu, korban yang tak mau tubuhnya digagahi pria yang masih tetangganya itu, tetap meronta dan teriak minta tolong.

Takut aksinya ketahuan, Suhendra yang sudah kalap, menghujamkan pisau ke dada dan tangan korban.

Selanjutnya, Suhendra pun melarikan diri dari pintu depan rumah korban. Sementara warga yang sudah ramai, langsung melarikan korban ke rumah sakit.

Pasca kejadian itu, keluarga korban membuat pengaduan ke Polsek Tanjungmorawa.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi pun meringkus Suhendra di rumah rekannya. Saat itulah, Suhendra yang berencana kabur ke Pekanbaru, ditembak karena hendak melarikan diri saat disergap petugas.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap SH, MH, mengatakan bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal 354 KUHPidana tentang penganiayaan berat, sekaligus UU Darurat No 12 tahun 1951 pasal 2 karena menguasaiu senjata tajam hingga melukai orang lain. “Tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara,”terang Ilham. 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: Edwir

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

7 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

7 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

7 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

8 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago