Parkir di Depan Rumah, Motor Raib Digondol Maling
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Para pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Dumai semakin nekat. Bahkan pelaku tidak takut sama sekali beraksi di depan rumah korban. Tak ayal aksi pelaku tentunya sangat meresahkan masyarakat.
Kejadian curanmor kali ini dialami Ari Alexander (26), warga Jalan Hasanudin, Gang Nuri, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Kejadian curanmor ini dialami korban, Selasa (23/7) sekitar pukul 23.00 WIb.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan di Dumai ini memarkirkan sepeda motornya di depan rumahnya. Ia mengaku baru pulang dari kerja dan langsung memarkir motornya di depan rumah. Kegiatan ini hampir setiap hari dilakukan korban.
Saat korban mau memasukkan sepeda motor merek Honda Beat ke dalam rumah, korban tidak melihat motor yang digunakan sehari-hari untuk bekerja di tempat parkir. Korban panik, berusaha mencari kesana-kemari, namun apa daya sepeda motor kesayangannya tidak ada.
Tidak terima atas kejadian yang dialaminya tersebut, korban membuat laporan resmi ke Polsek Dumai Barat.
Korban berharap polisi bisa menangkap pelaku dan sepeda motornya kembali lagi.
Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Humas Polres Dumai Iptu Dedi Novarizal membenarkan laporan tersebut. “Sudah ditangani Mapolsek Dumai Barat,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak lupa memasang kunci ganda saat memarkirkan kendaraan. “Walaupun parkir di depan rumah sendiri, harus tetap waspada dan berhati-hati,” tutupnya.(hsb)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…