pesona-budaya-dan-wisata-cipang-kanan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk mencapai Desa Cipang Kanan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) banyak rintangan yang harus dilewati. Mulai dari naik turun bukit hingga ekstrimnya badan jalan usai diguyur hujan.
Kepala Desa Cipang Kanan, Abadi, menceritakan kondisi desanya yang berada di perbatasan Riau dan Sumbar saat melakukan diskusi santai Nongkrong Bertuah (Nongkah) bersama Komunitas Seni Rumah Sunting di Basecamp Rumah Sunting, Jalan Handayani, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Rabu (24/3) lalu.
Menurut Abadi, banyak hal tentang tanah kelahirannya, di Cipang Kanan yang tak pernah diketahui khalayak ramai. Desa ini sudah ada sejak ratusan tahun silam, dan dihuni 1.400 jiwa lebih dengan penghasilan bersumber dari kebun karet, pinang dan nelayan.
Namun, kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai serta sistem telekomunikasi yang kadang ada dan tidak, memang harus membuat dirinya dan sejumlah warga setempat bekerja lebih keras.
"Kami fokus pada infrastruktur jalan dan setiap tahun kami usulkan untuk perbaikan. Alhamdulillah selalu ada meski berangsur sedikit demi sedikit. Kami juga mengembangkan ekowisata Air Terjun Sarosah Tinggi. Saat ini sedang berjuang mencari cara agar jalan sepanjang 5 Km menuju air terjun bisa dibangun," jelas Abadi.
Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…