Categories: Nasional

Aparat Desa dan Kelurahan Harus Disiplin Masuk Kantor

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) –  Kepala desa beserta perangkat dan Lurah yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Rohul, agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan disiplin masuk kantor.

Karena desa dan kelurahan merupakan sebagai ujung tombak pemerintah daerah, yang paling bawah melayani keperluan masyarakat. Dengan harapan, dalam hal pelayanan tidak ada masyarakat yang mengeluh saat mereka berususan di kantor desa.

‘’Di awal tahun 2021, jadi momentum dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Saya minta kades harus menerapkan disiplin saat masuk dan jam pulang kantor. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat terganggu, akibat kades jarang masuk kantor di saat diperlukan masyarakat,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman kepada Riau Pos, Jumat (22/1), terkait pelayanan dan disiplin di Kantor Desa dan Kelurahan se Rohul.

Orang nomor satu Rohul itu berharap, pelayanan kepada masyarakat semakin baik di kantor desa dan kelurahan se Rohul. Tentunya pemerintah desa harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati, jangan setengah hati, apalagi sesuka hati. Namun dalam penggunaan keuangan desa harus tetap sesuai dengan aturan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati berpesan, kepada Kades sebagai orang yang dituakan di desa tersebut, harus dapat menjadi teladan bagi perangkat desa dalam bersikap bertindak dan bertingkah laku. Apalagi menghadapi permasalahan, harus segera diselesaikan di tingkat desa.

Namun kalau persoalan itu tidak bisa terselesaikan, jangan segan-segan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan camat. “Jika tidak ada juga jalan keluarnya, dapat melakukan berkoordinasi di kabupaten. Karena setiap permasalahan yang ada di desa, harus disikapi segera dan dicarikan solusi dan jalan keluarnya, sampai berlarut-larut,’’ tegas Sukiman.  

Karena itu lanjutnya, Kades harus paham dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Bekerjalah dengan ikhlas dalam melayani masyarakatnya. Kades sebagai orang yang dipercaya sebagai pemimpin desa, harus peka dan aktif menyikapi setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakatnya.

Termasuk perangkat desa, untuk dapat membantu dan meningkatkan pelayanan kepada kepada masyarakat, dengan menghindari pungutan liar (Pungli) diluar Perda atau perdes yang ada.

Ditambahkannya, pemerintah desa harus tertib administrasi baik dalam pelayanan maupun laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan desa tahun 2020 yang harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.(epp)    

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

4 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

4 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

5 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

5 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

5 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

5 jam ago