JANJI SEGERA BALIK: Penampilan boyband Korea EXO dalam konser di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (23/11). Penonton datang ke venue sejak pukul 3 dini hari. (Anna for Jawa Pos)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tak mudah menyaksikan konser EXO di ICE BSD City Tangerang kemarin (23/11). Dimulai dengan persaingan dalam membeli tiket yang superketat. Menurut Anna, penonton asal Surabaya, tiket konser EXO PLANET #5 – ExplOration – in JAKARTA – 2019 tersebut ludes dalam waktu 3 detik pada penjualan pertama 1 Oktober lalu. Pada penjualan kedua 12 Oktober, tiket terjual lebih cepat lagi.
“Satu detik udah habis!” ujar perempuan yang merogoh kocek Rp 10 juta untuk mendapat tiket di area festival depan dari calo itu.
Konser dimulai pukul 15.00. Namun, para EXO-L berkumpul di venue sejak pukul 03.00. “Merchandise resmi dibuka jam 05.00, makanya mereka rela antre dari jam 03.00,” kata Anna yang datang pukul 07.00.
Penantian panjang itu terbayar saat melihat penampilan EXO yang superkeren dan total. Boyband bentukan SM Entertainment tersebut hadir dalam formasi enam member. Suho, Baekhyun, Chen, Chanyeol, Kai, dan Sehun. Member D.O. dan Xiumin tengah menjalani wajib militer. Sementara itu, Lay berada di Tiongkok.
Mereka membawakan hampir semua lagu dari album Tempo yang dirilis tahun lalu. Di antaranya, Love Shot dan Damage. Juga beberapa hit dari album sebelumnya. Seperti Overdose, Call Me Baby, dan Growl. Semua member terlihat bahagia menikmati sambutan hangat penonton. Para member juga sangat interaktif.
Ada penonton yang memberi mereka baju tradisional Jawa dan belangkon. Chanyeol dan Baekhyun memakainya. Mereka juga melemparkan bola-bola kecil berisi tanda tangan.
EXO-L makin kegirangan karena, rupanya, EXO akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Suho bilang mau ke Indonesia lagi bulan depan. Begitu pun dengan Chen yang berucap begitu.
Kebahagiaan EXO-L di dalam arena konser berbanding terbalik dengan mereka yang gagal nonton. Novi harus mengubur impiannya bertemu sang idola. Dia terbang dari Malang menuju Jakarta pada Jumat sore (22/11). ”Saya jastip dua tiket,” katanya.
Setibanya di venue konser, owner jastip yang dikenalnya melalui Instagram tak bisa dihubungi. Total rupiah yang sudah dibayar Novi Rp 4 juta sebagai down payment (DP). Yang bikin nyesek, kata dia, calo yang berkeliaran di venue menyediakan tiket on the spot. Namun, harganya fantastis. Mulai Rp 7 juta–Rp 12 juta. Padahal, resminya tiket hanya dijual di angka Rp. 1.170.000 hingga Rp 3 juta belum dengan pajak.
Sumber: Jawapos.com
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…