di-tengah-aktivitas-pasar-relawan-deklarasikan-dukungan-sandiaga-di-pilpres-2024
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah masyarakat yang menamakan diri Kawan Sandi, melaksanakan deklarasi dukungan untuk Pemilihan Presiden 2024 terhadap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S Uno.
Bertempat di Pasar Pusat, Kota Pekanbaru, deklarasi tersebut di dominasi oleh kalangan emak-emak. Pantauan Riaupos.co di lokasi, kegiatan sudah dimulai sejak pujul 9.00 WIB, Ahad (24/10/2021).
Dengan mengenakan seragam berupa kaos dan topi bertuliskan kawan sandi, para relawan kemudian membentuk sebuah barisan. Dan menyampaikan ikrar untuk setia memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno sebagai calon presiden.
Selain itu, beberapa perwakilan relawan juga sempat menyampaikan orasi secara bergantian. Serta menyampaikan alasan mengapa memilih mendukung mantan calon wakil presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu itu.
Yelfita, salah seorang relawan menuturkan bahwa kondisi ekonomi serta semakin luasnya pengangguran membuat dirinya bersama teman lainnya menginginkan ada perubahan. Dengan Pilpres mendatang, perubahan tersebut diharapkan bisa direalisasikan oleh Sandiaga Uno sebagai presiden.
“Saya merupakan guru honor, suami tukang ojek. Disini, bersama teman-teman lain, saya menyampaikan bahwa ekonomi yang semakin sulit. Harga-harga menjadi mahal. Pengangguran dimana-mana,” turur Yelfita.
Sementara itu, Ketua Kawan Sandi Pekanbaru Awalia Rahman menyebut, kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini merupakan sebuah deklarasi dukungan terhadap Sandiaga Uno untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang.
Ia menyebut, hampir seluruh relawan merasakan situasi ekonomi yang semakin sulit dan ingin adanya perubahan. Yakni Indonesia Baru 2024. Menurut dia, sosok Sandiaga Uno adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan.
“Saya mengucapkan terimakasih banyak untuk Kawan Sandi Pekanbaru. InsyaAllah akan kita kembangkan hingga ke kabupaten/kota lainnya,” pungkasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…