Budaya Mandi Safar Berumur 30 Tahun dan Jadi Pemikat Destinasi Wisata di Riau
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Budaya Mandi Safar untuk mengusir bala dan meminta anugrah kepada Allah SWT di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menjadi kebudayaan dan kearifan lokal yang harus terus dilestarikan. Kebudayaan ini juga bisa menjadi pemikat destinasi wisata di Pulau Rupat.
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk terus memajukan budaya mandi safar yang sudah lama ada di Kabupaten Bengkalis, terkhusus di Pulau Rupat, Rabu (23/10/2019).
"Mari kita bersama-sama memajukan pariwisata di Kabupaten Bengkalis dan menarik wisatawan lokal dan international untuk datang ke Pulau Rupat," kata Amril Mukminin.
Disela sambutannya, Amril Mukminin meminta perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Gubernur Riau Drs H Syamsuar Msi, agar Balai Latihan Kerja Pariwisata di Rupat, Kabupaten Bengkalis dapat menjadi pusat kemajuan pendidikan pariwisata di Provinsi Riau. "Selain pariwisata, ada juga infrastruktur dan listrik yang masih butuh perhatian Pemprov Riau," ucap Amril.
Sementara itu, Syamsuar mengatakan, industri ekonomi kreatif harus berkembang dan maju di Pulau Rupat. Banyak industri ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan di Pulau Rupat. Contohnya madu kelulut yang sudah berkembang di Kabupaten Siak.
"Masyarakat di sini sudah punya usaha ekonomi kreatif seperti madu kelulut. Jadi tinggal pengembangan dan pemasarannya saja. Silahkan belajar dengan Kabupaten Siak untuk pemasarannya bagaimana," ujar Syamsuar kepada Wartawan.
Sebagai negeri yang memiliki beragam warisan budaya dan tradisi, ungkap Syamsuar, budaya mandi safar di Pulau Rupat bisa menjadi pemikat destinasi wisata di Provinsi Riau, terkhusus Kabupaten Bengkalis.
"Kita patut berbangga dan wajib untuk menjaga dan melestarikannya. Kebudayaan menjadi pilar utama bagi terwujudnya bangsa yang maju dan sejahtera. Keberhasilan pengembangan kebudayaan dan pariwisata, akan menjadi surplus kekuatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tempatan dan bagi suksesnya sektor pariwisata di Provinsi Riau," jelas Syamsuar.(ifr)
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…