Categories: Nasional

Wifi Gratis Tanpa Pesan Minuman Bagi Pelajar di Kopi Sensei Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kopi Sensei di Pekanbaru menyediakan jaringan internet secara gratis bagi para pelajar yang tengah sekolah secara daring. Berada di kawasan Jalan Abdul Muis, Gobah ini melayani pelajar tersebut mulai pukul 10.00 sampai 16.00 WIB.

Pengelola Kopi Sensei, Visieko Jasman mengakui bahwa ide tersebut muncul lantaran melihat situasi belajar online bagi siswa sekolah di masa pandemi ini. Tanpa pesan minuman, para pelajar sudah bisa menikmati jaringan internet kencang.

Dia sadar, bahwa warkop yang dikelolanya itu punya jaringan WiFi, makanya daripada menganggur maka itu diberikan kepada pelajar yang ingin mengakses internet untuk belajar secara daring.

"Ya kita berfikir mungkin daripada WiFi ini gak digunakan pagi hari, makanya kita sediakan untuk para pelajar yang mau belajar secara online. Kita buka mulai sore sampai malam, namun untuk pelajar kita buka pagi. Kita juga sediakan tempat bagi para pelajar ini," kata Eko, sapaannya, kepada Riau Pos, Jumat (24/7/2020).

Kopi Sensei menyediakan layanan ini kepada pelajar setelah dimulainya pembelajaran daring di tahun 2020/2021. Layanan tersebut baru dibuka dan disosialisasikan sejak 3 hari lalu. Pengelola juga tak memberatkan pelajar sedikitpun. 

"Tanpa pesan juga tak masalah, yang mereka bisa belajar secara daring," ujarnya.

Namun sejauh ini, Eko mengakui animo para pelajar untuk menggunakan akses internet gratis ini masih kurang, namun pihaknya tetap memberikan yang terbaik untuk siswa agar bisa belajar secara online tanpa kendala.

Menurutnya, sang pemilik juga menyadari bahwa jaringan internet menjadi kendala bagi pelajar saat ini, terutama yang ekonominya standar.

"Pemiliknya juga merupakan pengajar, dia dosen. Jadi ya soal ini dia memahami juga," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa warkop sensei tersebut tidak membatasi pelajar dari segi tingkatan. Semuanya di perbolehkan datang dan belajar secara online, namun pihaknya tetap memantau agar jaringan internet tersebut tidak digunakan untuk bermain game.

"SD sampe SMA semuanya dibolehkan, mungkin nanti kalau sudah ramai bisa di pisah-pisah. Namun kita saat ini juga tempatnya terbatas," ungkap Eko.

Namun demikian, niat mereka tersebut yaitu untuk membantu para pelajar yang terkendala dengan akses internet. "Yang penting bisa bermanfaat bagi orang lain," ujarnya.

Dia menyadari, pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih terus mengintai. Karena itu kopi Sensei juga menerakan protokol kesehatan, salah satunya adalah menjaga jarak dan mencuci tangan dengan fasilitas yang telah disediakan.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

6 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

6 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

1 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago