Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (24/6).
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Front Pembela Islam (FPI) akhirnya mengajukan perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT), ke Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Polpum kemendagri).
“Infonya sudah diajukan lewat Ditjen Polpum. Sekarang sedang diurus oleh Dirjen Polpum. Sedang dievaluasi dulu,” ucap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, ditemui di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (24/6).
Hanya saja, menteri dari PDI Perjuangan itu enggan menjelasakan lebih jauh mengenai tahapan dalam perpanjangan SKT organisasi kemasyarakatan yang dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 tersebut.
Dia meminta publik menunggu hasil kerja tim di Ditjen Polpum yang telah dibentuk. Sebab, kata Tjahjo, perpanjangan SKT tidak hanya untuk FPI.
“Tunggu Dirjen Polpum saja deh. Karena sudah dibentuk tim. Tidak hanya FPI, tapi semua ormas yang memerlukan SKT,” tegasnya.
Dia memastikan pengajuan kembali perpanjangan SKT Ormas, termasuk FPI akan dikaji oleh tim Kemendagri. Baik Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), maupun komitmen terhadap NKRI dan Pancasila.
“Apa pun yang diputuskan pasti akan menimbulkan pro dan kontra. Maka Ormas yang baik, Ormas yang tidak menimbulkan pro kontra, ada kemaslahatan bagi masyarakat dan bangsa,” tandasnya. (fat)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Deslina
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…