Categories: Nasional

Influencer Berkarakter

(RIAUPOS.CO) – NAMA Joana alias Mak Jo tengah ramai menjadi sorotan publik. Netizen mengaku sangat terhibur dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos. Sosok Mak Jo yang berjiwa lakik di luar dan Hello Kitty di dalam, membuat pengikutnya menyukai karakter yang dibangun oleh Mak Jo.

Dikenal sebagai selebgram dan Tiktokers dengan banyak pengikut, wanita bernama asli Joana Nababan itu mengaku perjalannya dalam merintis karir tidaklah mudah. Banyak masalah silih berganti berdatangan. Cacian dan hujatan pun harus ditelannya.

"Banyak yang tidak sesuai dengan kemampuan aku. Tapi ya perjalanan hidup pasti nggak mulus. Ada pasang ada surut. Intinya dihadapi, dijalani, disyukuri," ujarnya.

Kini, di usianya yang ke-21, wanita kelahiran Pekanbaru 2000 itu berhasil menjadi influencer muda dengan karakter yang kuat. "Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Banyak peran orang baik yang buat Mak Jo bisa sampai di titik sekarang," ujarnya.

Saat ditanya kembali apakah menjadi seoarang influencer semudah yang orang bayangkan? Ia menilai semua itu harus diyakini dengan semangat dan berfikir positif. Ia sendiri mengaku belajar otodidak, murni belajar sendiri. Mulai awal mikirin konsep konten, review produk, edit, take video semua ia pelajari dan punya kesulitannya masing-masing.

"Tapi iya dibawa happy, enjoy lah karna hobiku dibayar mahal sama mereka. Intinya tugas influencer itu cuma branding produk ke sosmed dengan kreativitas dan karakter personal brandingnya. Jatuhnya ke memberitahu kalo ada ini loh di sini bukan untuk mencari pelanggan sebanyak-banyaknya," ungkapanya seraya tersenyum.

Di balik sosok Joana yang humble dan apa adanya, ia nyatanya tetap memiliki haters. Namun, Mak Jo tak mau ambil pusing. Ia justru membalas kebencian tersebut dengan menunjukkan kebahagian. Menurutnya, cara itu ampun untuk membuat haters kepanasan.

"Kita di sini cuap-cuap dapat duit. Eh dia cuap-cuap malah dicuekin. Kalau diladenin nanti orang susah bedain mana yang waras. Selagi cuma modal bacotan ketikan nggak usah baper kita. Yang penting kita terus menularkan hal-hal positif," imbuhnya lagi.***

Laporan: SITI AZURA
Foto: KOLEKSI PRIBADI

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

44 Ribu Hektare Sawit PalmCo di Riau Dikelola dengan Skema Organik

PTPN IV PalmCo targetkan 44.000 hektare kebun sawit di Riau kelola pupuk organik dan perkuat…

16 jam ago

Setahun Agung–Markarius, Pekanbaru Berbenah Total dan Lebih Terarah

Setahun Agung–Markarius memimpin, Pekanbaru benahi infrastruktur, lingkungan, pendidikan hingga lunasi utang Rp470 miliar.

17 jam ago

Pemprov Riau Buka Posko THR, Perusahaan Wajib Bayar Paling Lambat 8 Maret

Pemprov Riau buka posko pengaduan THR. Perusahaan wajib bayar paling lambat 8 Maret 2026.

18 jam ago

Hukum Suntik Vaksin Meningitis saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?

memohon penjelasan: apakah diperbolehkan menjalani suntik vaksin meningitis pada siang hari dalam keadaan berpuasa?

18 jam ago

Penangkaran Walet Dikeluhkan, Lurah Siak Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Warga Kampung Dalam Siak keluhkan suara bising penangkaran walet. Lurah telusuri izin dan siap gandeng…

19 jam ago

Puncak Arus Balik, Antrean Kendaraan Mengular di Dermaga Bengkalis

Arus balik Imlek 2577 di Pelabuhan Ro-Ro Bengkalis padat. Dishub siagakan empat kapal dan satu…

19 jam ago