big-hit-bantah-lagu-butter-milik-bts-langgar-hak-cipta
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Beredar rumor bahwa lagu Butter milik boyband BTS merupakan karya plagiarisme. Hal itu bermula ketika Luca Debonaire, musisi asal Belanda, mengklaim lewat media sosial bahwa terdapat melodi dalam lagu Butter yang mirip dengan melodi lagunya, You Got Me Down, yang dirilis tahun lalu.
Debonaire mengaku membeli top-line lagu itu dari Sebastian Garcia pada 2019. Garcia sendiri merupakan salah seorang komposer Butter. Big Hit Music selaku agensi BTS pun menanggapi kabar tersebut. Mereka menegaskan, tidak ada masalah hak cipta dalam lagu yang dirilis 21 Mei lalu itu.
"Sudah dipastikan, tidak ada masalah dalam hak cipta Butter. Lagu itu dirilis setelah melalui proses konfirmasi dengan seluruh penulis lagu yang menyatakan tidak ada masalah dengan lagu itu, begitu pun tidak ada masalah mengenai hak cipta. Kami tahu ada klaim terkait hak cipta. Meski demikian, hak cipta itu tetap milik Butter." Demikian pernyataan Big Hit.
Selain itu, warganet sempat menuduh Butter mirip dengan musik berjudul Towering Catastrophe dalam game Monster in My Pocket di Nintendo. Lagu tersebut dikomposeri Kozo Nakamura dan Hiroshi Takeyashu. Game yang dikembangkan Konami itu dirilis pada 1992.
Komposer lagu itu pun buka suara lewat blognya. Dia mengaku terkejut dengan kabar yang beredar. "Aku tahu BTS, tapi tidak tahu ini (Butter, Red). Ketika aku membandingkan keduanya, aku pikir mereka mirip. Namun, aku pikir kesamaan melodi itu hanya kebetulan," ujarnya.
Dia juga membantah telah meniru lagu BTS. Selain itu, dia menegaskan bahwa hak cipta lagu itu tidak pada dirinya, melainkan Konami.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
OMODA kembali ke Indonesia bersama JAECOO dan memperkenalkan O4 EV, mobil listrik berbasis AI dengan…
Pria 75 tahun di Inhu ditahan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap pasien dengan…
KPK menyita mobil Pajero Sport milik istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby dalam penyidikan dugaan suap…
Akses keluar Tol Pekanbaru-Dumai menuju Kota Pekanbaru dialihkan ke Pintu Tol Bypass mulai 30 Juli…
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…
Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…