Categories: Nasional

Terkecoh Patung Polisi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belakangan ini sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan jalan protokol lainnya di Kota Bertuah mulai dipasangi patung polisi dengan berbagai tulisan imbuaan guna mematuhi lalulintas di jalan raya.

Namun keberadaan patung yang berada di media jalan tersebut sempat membuat sejumlah penggunaan jalan terkecoh. Dan mengira polisi tengah berjaga  di tengah jalan, serta tengah melakukan razia lalu lintas.

Linda dan teman kosnya turut menjadi satu di antara sejumlah pengendara lainnya yang ikut terkecoh dengan keberadaan patung tersebut.

Bahkan saat melintasi di Jalan Jendral Sudirman. Pasalnya salah satu temannya tidak mengenakan helm sempat ingin mencari jalan alternatif agar tidak ditilang oleh polisi.

Mereka berdua pun subuh berhenti di pinggir jalan dan mencoba melihat di aplikasi smartphone jalan alternatif yang aman untuk dilalui.

Hampir 15 menit waktu Linda dan teman kosnya dihabiskan untuk mencari jalan alternatif tersebut. Sampai akhirnya sang teman berinisiatif untuk bertanya kepada pedagang kaki lima di sekitar jalan tersebut apakah ada razia polisi di persimpangan jalan.

"Kak maaf mau tanya. Itu polisinya memang dari tadi di tengah jalan atau gimana kak. Kami mau lewat tapi nggak berani karena nggak pakai helm," tanya teman Linda.

Sang pedagang tersebut malah melirik dengan tatapan yang tidak pasti. "Dek itu polisi jaganya 24 jam tak berhenti. Kalau mau lewat, coba saja ke sana. Pasti nggak ketanggap kok. Orang itu cuma patung," celetuk pedagang tersebut.

Alaaaamak kata Linda menepuk jidat, teman Linda pun langsung tertawa dan mengajak Linda untuk melintasi jalan tersebut. Karena sudah tidak ada razia dan polisi tersebut hanyalah gambar saja.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

5 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

5 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

5 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

5 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago