Categories: Nasional

Penyidik Kejari Inhu Bidik Dugaan Korupsi di DPRD dan Kesra

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) terus mengesa penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi atas kelebihan bayar di lingkungan DPRD daerah itu. Dugaan itu terjadi  pada tahun 2016 dan 2017 lalu, diduga ada kelebihan bayar di lembaga legislatif itu sebesar Rp2,8 miliar lebih.
Atas dugaan kelebihan bayar tersebut, pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kabupetan Inhu sudah dimintai keterangannya. Bahkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) dan staf Sekwan DPRD Kabupaten Inhu juga sudah dimintai keterangannya.
Penyidikan yang dilakukan Kajari Inhu juga diperkuat oleh temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perkwakilan Provinsi Riau. Hanya saja, sejauh ini belum ada penetapan tersangka atas dugaan kelebihan bayar tersebut.
Kini, Kejari Inhu juga mulai melakukan penyidikan terhadap dugaan penyimpangan anggaran untuk makan minum di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Inhu.
“Benar, ada pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kabag Kesra berinisila AJ pada Jumat (21/6) kemarin,” ujar Kajari Inhu Hayin Suhikto SH melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Ostar Al Pansri SH, Ahad (23/6).
Pemanggilan dan permintaan keterangan terhadap AJ terkait adanya dugaan korupsi pada belanja makanan dan minuman dalam acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Inhu tahun 2017. Dari pagu anggarannya yakni sebesar Rp709.554.000 terindikasi adanya mark-up.
Pemeriksaan yang dilakukan terhadap AJ sifatnya masih tahap pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) “Masih mendalami untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam dugaan kasus ini,” ungkap Ostar Al Pansri.
Sisi lain itu kata dia, kemungkinan dalam kasus ini nantinya tidak hanya Kabag Kesra yang akan panggil. Namun, akan ada permintaan keterangan terhadap yang lainnya tetapi belum bisa beritahukan siapa oknumnya.
Begitu juga, sebutnya, untuk mendalami dugaan kelebihan bayar di lingkungan DPRD Inhu masih terus dilakukan dan akan memanggil berbagai pihak lainnya.
“Hingga saat ini pimpinan DPRD dan Sekwan serta seperoh anggota DPRD sudah dimintai keterangannya,” terangnya.(kas)

Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

20 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago