tantri-kotak-melahirkan-anak-kedua-di-tanggal-cantik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kabar bahagia datang dari pasangan Tantri Syalindri Ichlasari dan Hatna Danarda. Pasangan ini dianugerahi anak kedua. Bayi berjenis kelamin laki-laki terlahir bertepatan dengan tanggal cantik pada Kamis, 20.02.2020 di sebuah rumah sakit di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Tantri Kotak menjalani persalinan sekitar pukul 07.40 WIB melalui proses caesar. Anak kedua Tantri-Arda terlahir dengan berat 3,5 kilogram dan panjang 52 centimeter. Pasangan musisi tersebut bersyukur proses persalinan berjalan lancar tanpa ada kendala apapun.
“Prosesnya Alhamdulillah lancar,” ucap Arda dalam sesi jumpa pers di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2).
Terkait proses persalinan yang berlangsung pada tanggal cantik 20.02.2020, Tantri mengaku bahwa dirinya dan suami memang ingin melahirkan pada tanggal tersebut.
“Sebenarnya kalau dibilang sengaja (melahirkan di tanggal cantik), ya sengaja enggak sengaja. Karena memang HPL (hari prediksi lahir) enggak mendekati tanggal itu,” kata perempuan berhijab itu.
Proses persalinan dari awal sengaja dipilih caesar karena anak pertama Tantri-Arda sudah terlahir secara caesar. Padahal ketika itu Tantri sudah sempat berjuang untuk dapat melahirkan secara normal. Namun, tidak berhasil.
“Waktu lahiran anak pertama aku sampai pembukaan enam, sampai diinduksi dua kali tapi bisa dibilang gagal induksinya. Akhirnya caesar jadi lumayan capek. Makanya jadi pelajaran pada anak yang kedua ini,” tuturnya.
Meski dua anaknya terlahir caesar, bagi Tantri, hal itu tidak mengurangi perjuangannya sebagai seorang ibu. Dia pun berkomitmen untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…